Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Mayat Terborgol Ditemukan di Bangunan Calon Dapur SPPG di Jalan Lingkar Kaliwungu Kendal
Advertisement . Scroll to see content

Kendal Catat 119.175 Peserta KB Aktif, Masih Ada 25 Persen PUS Belum Aktif

Selasa, 06 Oktober 2026 | 17:33 WIB
  • author Eddhie Prayitno
Kendal Catat 119.175 Peserta KB Aktif, Masih Ada 25 Persen PUS Belum Aktif
Layanan KB di PT Sari Tembakau Harum, Kecamatan Cepiring. (Foto: Istimewa).

KENDAL,iNewsPantura.id – Program Keluarga Berencana (KB) di Kabupaten Kendal masih terus diperluas. Dari 158.996 pasangan usia subur (PUS), sebanyak 119.175 di antaranya tercatat sebagai peserta KB aktif.

Angka tersebut setara dengan 74,95 persen dari total PUS di Kabupaten Kendal. Pemerintah daerah pun terus mendorong peningkatan kepesertaan melalui pelayanan KB yang lebih mudah dijangkau masyarakat.

Salah satunya dilakukan melalui Safari KB dengan mobil unit pelayanan KB keliling (Muyan) yang menyasar langsung masyarakat. Pelayanan digelar di PT Sari Tembakau Harum, Kecamatan Cepiring, Selasa 6 oktober 2026.

Koordinator Penyuluhan KB Cepiring Wawan Kustiono mengatakan, pelayanan tersebut tidak hanya ditujukan bagi karyawan pabrik. Masyarakat umum di sekitar lokasi juga dapat memanfaatkan layanan yang tersedia.

“Untuk pelayanan KB keliling ini bisa diakses sampai tanggal 7 Oktober besok. Baik di pabrik rokok sini sebagai pusatnya atau juga di puskesmas,” ujar Wawan.

Menurutnya, pelayanan jemput bola diharapkan dapat membantu pasangan usia subur mendapatkan akses kontrasepsi sekaligus memperoleh informasi mengenai perencanaan keluarga.

Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari mengatakan pemilihan lokasi Safari KB di pabrik rokok bukan tanpa alasan. Sebagian besar pekerja di perusahaan tersebut merupakan perempuan yang berada pada usia produktif.

Karena itu, kegiatan tersebut sekaligus dimanfaatkan untuk meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya merencanakan kehamilan dan membangun keluarga yang terencana.

“Karena di sini kebetulan para pegawainya kebanyakan perempuan, untuk sosialisasi agar para pasangan usia subur ini meningkatkan kesadaran untuk keluarga yang terencana,” kata Bupati.

Ia menilai perencanaan kehamilan tidak hanya berkaitan dengan pengaturan jumlah anak, tetapi juga berkaitan dengan kesehatan ibu dan bayi. Jarak kelahiran yang terlalu dekat maupun kehamilan pada usia terlalu muda dinilai dapat meningkatkan risiko kesehatan.

“Saya berpesan kepada seluruh pasangan usia subur untuk merencanakan kehamilan, untuk mewujudkan keluarga yang terencana karena tentunya akan berdampak kepada kesehatan bagi bayinya, termasuk juga kepada orang tuanya,” tegasnya.

Safari KB tersebut digelar bertepatan dengan momentum Hari Kontrasepsi Dunia. Selain pelayanan kontrasepsi, petugas juga memberikan layanan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD).

Bupati mengatakan pelayanan melalui Muyan merupakan bagian dari upaya pemerintah mendekatkan layanan kepada masyarakat.

“Pelayanan KB dari DP2KBP2PA bersama dengan petugas-petugas pelayanan KB melaksanakan kegiatan pelayanan melalui Muyan, mobil unit pelayanan KB keliling. Tentunya harapannya ini untuk menjemput bola dan memudahkan para akseptor yang akan melaksanakan KB,” ujarnya.

Dengan pelayanan yang langsung mendatangi lingkungan masyarakat dan tempat kerja, Pemkab Kendal berharap akses terhadap layanan KB semakin mudah. Edukasi mengenai perencanaan keluarga juga diharapkan mampu mendorong lebih banyak pasangan usia subur untuk mengikuti program KB secara aktif.

Editor: Eddie Prayitno

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut