Rutan Banyumas Geledah Kamar Hunian Blok Wanita, Petugas Tak Temukan HP dan Narkoba
BANYUMAS,iNewsPantura.id – Petugas Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Banyumas mengamankan sejumlah barang yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban saat melakukan penggeledahan kamar hunian warga binaan pemasyarakatan (WBP) wanita, Selasa (20/10/2026).
Dalam pemeriksaan tersebut, petugas tidak menemukan telepon seluler maupun narkoba. Penggeledahan dilakukan sebagai langkah deteksi dini untuk mencegah potensi gangguan keamanan di lingkungan rutan.
Petugas memeriksa bagian kamar hunian secara menyeluruh, termasuk area penyimpanan barang milik warga binaan.
Selama kegiatan berlangsung, pemeriksaan dilakukan sesuai prosedur yang berlaku dengan tetap menjaga ketertiban dan situasi kondusif di blok wanita.
Staf Kesatuan Pengamanan Rutan (KPR) Banyumas, Fitri, mengatakan penggeledahan merupakan bagian dari pemeriksaan rutin untuk memastikan kamar hunian tetap aman serta tidak digunakan untuk menyimpan barang-barang terlarang.
Menurutnya, pemeriksaan berkala juga menjadi langkah pencegahan agar potensi gangguan keamanan dapat diketahui sejak dini.
Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan sejumlah barang yang dinilai berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban. Barang-barang tersebut kemudian diamankan untuk ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku.
Meski demikian, petugas tidak menemukan telepon seluler ataupun narkoba di kamar hunian yang diperiksa.
Kepala Rutan Kelas IIB Banyumas, Anggi Febiakto, melalui Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (Ka. KPR) Pratama Deri Budiwiratmo, menegaskan bahwa penggeledahan rutin menjadi bagian dari komitmen rutan dalam menjaga keamanan sekaligus mendukung proses pembinaan warga binaan.
Ia menyampaikan, kegiatan tersebut akan terus dilaksanakan secara berkala guna menjaga lingkungan hunian tetap aman, tertib, dan kondusif.
Selain menjadi bagian dari pengawasan, penggeledahan juga diharapkan meningkatkan kesadaran warga binaan untuk mematuhi aturan mengenai barang-barang yang diperbolehkan berada di kamar hunian.
Dengan pengawasan yang dilakukan secara rutin dan terukur, Rutan Banyumas berupaya meminimalkan risiko gangguan keamanan sehingga kegiatan pembinaan bagi warga binaan dapat berlangsung dengan baik.
Editor: Eddie Prayitno