Kapolres Kebumen Ingatkan Pelajar Bahaya Narkoba, Tawuran hingga Judi Online
KEBUMEN,iNewsPantura.id – Ancaman narkoba, tawuran antarpelajar, hingga judi online menjadi perhatian serius Polres Kebumen. Bahkan, beberapa kasus narkoba yang ditangani kepolisian belakangan ini diketahui melibatkan kalangan pelajar.
Kondisi tersebut menjadi peringatan agar generasi muda tidak mudah terjerumus dalam pergaulan yang merusak masa depan.
Pesan itu disampaikan Kapolres Kebumen AKBP Rachmad C. Yusuf saat menjadi pembina upacara bendera di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kebumen.
Di hadapan para siswa kelas X hingga XII, Kapolres mengingatkan pentingnya menjaga diri dari berbagai bentuk kenakalan remaja. Menurutnya, pelajar harus mampu memilih pergaulan dan berani menolak ajakan yang berpotensi membawa mereka berhadapan dengan hukum.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap para pelajar semakin memahami pentingnya disiplin, menaati aturan, serta menjauhi narkoba, tawuran, dan judi online. Mereka adalah generasi penerus yang harus menjaga masa depan dengan kegiatan positif,” kata Rachmad.
Dia menyoroti perkembangan peredaran narkoba yang semakin beragam dan perlu diwaspadai kalangan remaja. Salah satunya melalui penyalahgunaan produk rokok elektrik atau vape yang berpotensi dijadikan sarana peredaran zat terlarang.
Karena itu, para siswa diminta tidak sekadar menghindari penggunaan narkoba, tetapi juga tidak terlibat dalam jaringan peredarannya. Rasa ingin tahu maupun ajakan teman tidak boleh menjadi alasan untuk mencoba sesuatu yang dapat merusak masa depan.
Selain narkoba, tawuran antarpelajar juga menjadi perhatian. Kapolres mengingatkan agar siswa tidak mudah terpancing provokasi maupun perselisihan dengan kelompok lain.
Menurutnya, perbedaan pendapat dan persoalan antarteman seharusnya diselesaikan melalui komunikasi yang baik, bukan dengan kekerasan. Sikap saling menghormati dan menjaga pergaulan perlu ditanamkan sejak di lingkungan sekolah.
Ancaman judi online juga tidak luput dari perhatian. Para pelajar diingatkan agar tidak tergiur permainan yang menjanjikan keuntungan instan. Kebiasaan tersebut justru berpotensi menimbulkan kerugian dan persoalan sosial.
Dalam kesempatan itu, Rachmad juga mengapresiasi kedisiplinan para siswa selama mengikuti upacara. Ia berharap ketertiban tersebut tidak hanya ditunjukkan saat berada di sekolah, tetapi juga diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Perhatian lainnya menyangkut keselamatan berlalu lintas. Seiring berlangsungnya Operasi Patuh Candi 2026, Kapolres meminta para siswa mematuhi aturan berkendara dan tidak menggunakan kendaraan dengan knalpot brong.
Penggunaan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis dinilai mengganggu kenyamanan masyarakat serta ketertiban di jalan raya. Pelajar juga diharapkan mengutamakan keselamatan diri dan pengguna jalan lainnya.
Upacara tersebut diikuti kepala sekolah, guru, staf, serta seluruh siswa MAN 1 Kebumen. Turut hadir Kasat Binmas AKP Joyo Suharto bersama anggota dan Kasat Lantas AKP Seno Hartanto beserta anggota.
Melalui kegiatan tersebut, Polres Kebumen berharap pesan pencegahan kenakalan remaja dapat semakin dipahami para pelajar. Sekolah diharapkan menjadi lingkungan yang aman untuk belajar dan mengembangkan potensi, sehingga generasi muda dapat tumbuh dengan disiplin, bertanggung jawab, serta terhindar dari berbagai perilaku yang merugikan masa depan.
Editor: Eddie Prayitno