Perkuat Bank Sampah, Pemkab Purworejo Hibahkan Sarpras
PURWOREJO,iNewsPantura.id – Pengelolaan sampah dari lingkungan masyarakat terus didorong Pemerintah Kabupaten Purworejo.
Salah satunya melalui pemberian bantuan sarana dan prasarana kepada bank sampah agar kegiatan pemilahan dan pengumpulan sampah bisa berjalan lebih optimal.
Melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Perikanan (DLHP), Pemkab Purworejo menyerahkan hibah sarana prasarana bank sampah Tahun Anggaran 2026 kepada 12 kelompok, Selasa (3/11/2026).
Bantuan tersebut diharapkan memperkuat peran bank sampah dalam menggerakkan masyarakat mengelola sampah sejak dari rumah.
Penyerahan secara simbolis dilakukan Bupati Purworejo Yuli Hastuti di Kantor Bidang Pengelolaan Persampahan dan Hayati DLHP Kabupaten Purworejo. Kegiatan itu turut dihadiri Asisten Perekonomian dan Pembangunan Budi Wibowo serta Kepala DLHP Eko Setyo Husodo.
Bantuan yang disalurkan meliputi 11 unit kendaraan roda tiga, satu unit timbangan duduk digital, dua tempat sampah pemilahan, serta dua unit gerobak dorong. Peralatan tersebut dapat dimanfaatkan untuk menunjang aktivitas pengumpulan, pemilahan, hingga pengangkutan sampah oleh masing-masing bank sampah.
Yuli Hastuti mengapresiasi para pengurus dan kader bank sampah yang selama ini aktif mengedukasi warga. Menurutnya, keberadaan bank sampah memiliki peran penting dalam membangun kebiasaan masyarakat untuk lebih peduli terhadap persoalan sampah.
Ia menegaskan, pengelolaan sampah tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah. Perubahan perilaku masyarakat, terutama kebiasaan memilah sampah, perlu dimulai dari lingkup terkecil, yakni keluarga.
"Kita menyadari bahwa persoalan sampah merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, kesadaran memilah dan mengelola sampah harus dimulai dari lingkungan keluarga," ujarnya.
Bupati berharap bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan sesuai peruntukannya dan dirawat dengan baik. Penggunaan sarana juga diminta memperhatikan kapasitas agar tidak cepat rusak dan tetap bisa digunakan dalam jangka panjang.
"Biar awet ya, tolong untuk digunakan sebagaimana fungsinya. Jangan juga melebihi kapasitasnya, walaupun sampah, jangan melebihi volumenya. Dan hibah alat ini sekali lagi saya titipkan pada bapak ibu semua," imbuhnya.
Penyerahan bantuan tersebut juga bertepatan dengan persiapan Kabupaten Purworejo menghadapi penilaian Adipura pada November ini. Yuli mengajak seluruh elemen masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan, tidak hanya saat penilaian berlangsung, tetapi juga sebagai kebiasaan sehari-hari.
Ia berharap momentum Adipura dapat mendorong kerja sama antara pemerintah, pengurus bank sampah, dan masyarakat dalam memperkuat pengelolaan sampah di wilayah masing-masing.
"Jadikan momentum penilaian Adipura ini sebagai penyemangat untuk terus berbenah dan memperkuat kerja sama dalam mewujudkan Kabupaten Purworejo yang bersih, sehat, dan nyaman," pungkasnya.
Editor: Eddie Prayitno