Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Tingkatkan Konsumsi Ikan, KKP Dorong SPPG Serap Hasil Budi Daya Lokal
Advertisement . Scroll to see content

Menteri Agama Buka OASE III PTKIN 2026 di UIN Sunan Kalijaga, 497 Mahasiswa Adu Prestasi

Kamis, 05 November 2026 | 16:05 WIB
  • author Heru Trijoko
Menteri Agama Buka OASE III PTKIN 2026 di UIN Sunan Kalijaga, 497 Mahasiswa Adu Prestasi
Menteri Agama RI membuka Olimpiade Agama, Sains, dan Riset III PTKIN 2026. dokumen

YOGYAKARTA, iNewsPantura – Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar, resmi membuka Olimpiade Agama, Sains, dan Riset (OASE) III Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) 2026 di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Rabu (4/11/2026).

Pembukaan OASE III PTKIN 2026 berlangsung di Gedung Prof. H.M. Amin Abdullah atau Multi Purpose UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Ajang nasional ini diikuti 497 finalis dari 54 PTKIN di seluruh Indonesia untuk berkompetisi sekaligus memperkuat integrasi ilmu agama, sains, teknologi, dan riset.

OASE III PTKIN 2026 berlangsung pada 3–7 November 2026 dengan mengusung tema “Tumbuh dan Berkembang Bersama Prestasi”. Kegiatan ini menjadi wadah pengembangan talenta mahasiswa PTKIN sekaligus mendorong lahirnya generasi ilmuwan muslim yang inovatif, berintegritas, dan mampu bersaing di tingkat global.

Dalam arahan dan orasi ilmiahnya, Nasaruddin Umar menegaskan bahwa pengembangan ilmu pengetahuan, riset, dan inovasi teknologi memiliki akar kuat dalam sejarah peradaban Islam.

Menurutnya, mahasiswa PTKIN perlu memahami bahwa riset dan inovasi bukan sekadar aktivitas akademik, melainkan bagian dari upaya mengembangkan potensi manusia untuk menciptakan karya yang bermanfaat bagi masyarakat.

Menteri Agama juga mengingatkan bahwa kemajuan sains dan teknologi harus berjalan beriringan dengan nilai-nilai agama, etika, dan moral. Dengan demikian, perkembangan ilmu pengetahuan tidak hanya menghasilkan kecanggihan teknologi, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi kehidupan manusia.

“Bangsa yang berkembang harus memajukan sains dan teknologi. Oleh sebab itu, harus ada agama yang senantiasa membimbing ilmu pengetahuan. Jadilah seorang ilmuwan yang berpengaruh dan bermanfaat untuk semua,” tegas Nasaruddin.

OASE III PTKIN 2026 mempertandingkan berbagai kompetisi dalam tiga bidang utama, yakni agama, sains, dan riset. Melalui ajang ini, mahasiswa diharapkan tidak hanya mampu menunjukkan prestasi akademik, tetapi juga mengembangkan kreativitas, kemampuan berpikir kritis, dan inovasi.

Rektor UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Noorhaidi Hasan, menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Agama RI atas kepercayaan yang diberikan kepada UIN Sunan Kalijaga sebagai tuan rumah penyelenggaraan OASE III PTKIN 2026.

Menurut Noorhaidi, kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat jejaring akademik dan kolaborasi antarmahasiswa dari berbagai daerah.

Ia menegaskan bahwa OASE bukan sekadar ajang untuk menentukan pemenang kompetisi, melainkan ruang perjumpaan gagasan, pertukaran pengalaman, penguatan persahabatan, dan inspirasi bagi mahasiswa PTKIN.

Sementara itu, Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI, Amin Suyitno, mengapresiasi perkembangan OASE sejak pertama kali diselenggarakan di Aceh pada masa pandemi, kemudian dilanjutkan di Jakarta pada 2023, hingga kini digelar di Yogyakarta.

Ia juga mengapresiasi capaian UIN Sunan Kalijaga yang disebut berhasil menempati peringkat kedua perguruan tinggi terbaik di Indonesia berdasarkan pemeringkatan riset internasional. Capaian tersebut dinilai menjadi bukti potensi perguruan tinggi Islam dalam meningkatkan daya saing akademik di tingkat nasional maupun internasional.

Editor: Eddie Prayitno

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut