KUDUS, iNewsPantura.id – RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus meresmikan Gedung Fressia serta Gedung IGD dan PONEK, sebagai upaya meningkatkan layanan kesehatan, khususnya untuk pasien stroke, kanker, dan kasus kegawatdaruratan.
Peresmian dilakukan oleh Bupati dan Wakil Bupati Kudus sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Kudus dalam memperkuat fasilitas layanan kesehatan bagi masyarakat.
Plt Direktur RSUD dr. Loekmono Hadi, dr. Mustiko Wibowo, mengatakan pengembangan fasilitas ini menjadi langkah strategis untuk menambah kapasitas sekaligus meningkatkan mutu pelayanan rumah sakit.
“Pengembangan ini difokuskan untuk penanganan stroke, kanker, dan layanan kegawatdaruratan agar lebih optimal dan terintegrasi,” ujarnya.
Gedung Fressia dibangun dengan nilai kontrak Rp 44,6 miliar yang bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT). Gedung ini terdiri dari lima lantai.
Lantai 1 dan 2 digunakan untuk area parkir motor. Lantai 3 difungsikan sebagai Poliklinik Saraf Komprehensif yang melayani stroke, onkologi (kanker), dan fisioterapi. Sedangkan lantai 4 dan 5 digunakan sebagai ruang rawat inap khusus pasien stroke dan kanker dengan kapasitas 40 tempat tidur.
Menurut dr. Mustiko, keberadaan Gedung Fressia membuat layanan saraf dan onkologi menjadi lebih terpadu, mulai dari pemeriksaan, terapi, hingga perawatan dalam satu gedung.
“Pasien bisa mendapatkan layanan dari awal hingga perawatan lanjutan di tempat yang sama, sehingga lebih efektif dan nyaman,” jelasnya.
Sementara itu, pembangunan Gedung IGD dan PONEK menelan anggaran Rp 6,86 miliar yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK). Gedung ini terdiri dari dua lantai.
Lantai 1 difungsikan sebagai IGD terpadu dengan kapasitas 35 tempat tidur. Fasilitasnya dilengkapi ruang penanganan korban KDRT dan gangguan jiwa, ruang SPGDT, serta ruang isolasi. Sedangkan lantai 2 digunakan untuk ruang perkantoran guna mendukung operasional layanan.
Dengan renovasi dan perluasan ini, kapasitas layanan kegawatdaruratan meningkat sehingga penanganan pasien dapat dilakukan lebih cepat dan sesuai standar pelayanan rumah sakit.
Dr. Mustiko menegaskan, pihaknya berkomitmen terus meningkatkan kualitas pelayanan di RSUD dr. Loekmono Hadi. “Dengan fasilitas baru ini, kami berharap masyarakat Kudus dan sekitarnya mendapatkan layanan yang lebih cepat, nyaman, dan optimal. Kami ingin RSUD Loekmono Hadi semakin kuat sebagai rumah sakit rujukan yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” katanya.
Editor : Suryo Sukarno
