Kebakaran Saat Magrib, 4 Rumah Hangus Dilalap Api

Eddhie Prayitno
Kebakaaran di weleri diduga akibat korsleting listrik. (Foto: Istimewa).

KENDAL,iNewsPantura.id – Sebuah rumah milik warga di Dukuh Carangsari, Desa Sumberagung, Kecamatan Weleri, Kabupaten Kendal, ludes terbakar saat ditinggal pemiliknya menunaikan salat di musala, Minggu (19/7/2026) petang. Kebakaran yang diduga dipicu korsleting listrik itu kemudian merembet ke tiga rumah lainnya dan menyebabkan kerugian mencapai sekitar Rp300 juta.

Kapolsek Weleri AKP Yulianto mengatakan, kebakaran terjadi sekitar pukul 18.00 WIB. Saat kejadian, pemilik rumah bernama Sarpan sedang berada di musala sehingga rumah dalam keadaan kosong.

"Pada saat warga sekitar sedang mengobrol, tiba-tiba melihat asap hitam keluar dari atas rumah milik Sarpan yang saat itu sedang ditinggal pemiliknya ke musala," ujar AKP Yulianto, Senin (20/7/2026).

Melihat kepulan asap, warga langsung bergegas menuju lokasi dan membuka pintu rumah. Saat diperiksa, api diketahui sudah membakar bagian atap rumah, tepatnya pada kayu blandar.

Kobaran api dengan cepat membesar dan sulit dikendalikan oleh warga. Dalam waktu singkat, api menghanguskan rumah milik Sarpan dan merembet ke rumah di sebelahnya milik Sri Ningsih yang sebagian besar berbahan kayu.

Warga kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada pemerintah desa, Polsek Weleri, dan petugas pemadam kebakaran.

Petugas Damkar Weleri yang tiba di lokasi bersama tim Damkar Ringinarum langsung melakukan upaya pemadaman. Setelah berjibaku selama beberapa waktu, api akhirnya berhasil dipadamkan sebelum menjalar lebih luas ke permukiman warga.

Akibat kejadian tersebut, rumah milik Sarpan dan Sri Ningsih mengalami kerusakan berat hingga nyaris habis terbakar. Sementara dua rumah lainnya milik Rusman dan Misbachul Munir mengalami kerusakan ringan akibat terdampak panas dan percikan api.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun kerugian material diperkirakan mencapai Rp300 juta.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kebakaran diduga berasal dari hubungan arus pendek listrik atau korsleting yang terjadi di rumah milik Sarpan.

"Penyebab sementara diduga karena korsleting listrik. Saat ini masih dilakukan pendalaman lebih lanjut," kata AKP Yulianto.

Peristiwa ini menjadi perhatian warga setempat karena terjadi saat waktu Magrib, ketika pemilik rumah sedang menjalankan ibadah. Dalam hitungan menit, rumah yang ditinggalkan dalam keadaan kosong tersebut sudah dilalap si jago merah dan menyebabkan kerusakan pada bangunan di sekitarnya.

Polisi mengimbau masyarakat untuk rutin memeriksa instalasi listrik di rumah guna mengantisipasi terjadinya kebakaran akibat korsleting, terutama pada bangunan dengan instalasi yang sudah berusia lama.

Editor : Eddie Prayitno

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network