Diterjang Hujan dan Angin Kencang, 2 Rumah Warga di Bulaksari Sragi Roboh

Suryo Sukarno
Petugas Polsek Sragi bersama warga mengevakuasi material bangunan yang roboh akibat hujan deras dan angin kencang di Dukuh Babadan Utara, Desa Bulaksari, Kecamatan Sragi, Kabupaten Pekalongan. (Foto : iNewsPantura.id/ Suryo S).

PEKALONGAN, iNewsPantura.id - Hujan deras disertai angin kencang yang mengguyur wilayah Kabupaten Pekalongan memicu insiden memilukan. Dua unit rumah milik warga di Dukuh Babadan Utara, Desa Bulaksari, Kecamatan Sragi, roboh akibat tak kuat menahan terjangan cuaca ekstrem, Minggu (15/2) malam.

Mendapat laporan tersebut, personil Polsek Sragi langsung diterjunkan ke lokasi kejadian pada Senin (16/2/2026) pagi untuk melakukan pendataan dan membantu evakuasi material bangunan yang hancur.

Kapolsek Sragi AKP Turkhan, S.H mengonfirmasi bahwa insiden tersebut menimpa rumah milik Kamiludin (54), yang sehari-hari digunakan sebagai tempat usaha pembuatan tahu, serta rumah milik Turyono (62), seorang pengusaha bakso.

"Benar, anggota kami sudah cek TKP pagi tadi. Dugaan kuat karena hujan deras dan angin kencang yang terjadi sejak Minggu malam. Kondisi cuaca ekstrem tersebut mengakibatkan dua rumah warga di Desa Bulaksari mengalami kerusakan parah hingga roboh," ujar AKP Turkhan, Senin (16/2/2026).

Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, hujan lebat memang mengguyur wilayah tersebut tanpa henti. Kondisi bangunan yang terus diguyur air ditambah hantaman angin kencang membuat struktur bangunan melemah hingga akhirnya ambruk.

Beruntung, saat kejadian berlangsung, penghuni rumah berhasil menyelamatkan diri sehingga tidak ada laporan korban jiwa dalam musibah ini.

"Alhamdulillah, untuk korban jiwa nihil. Namun, kerugian materiil yang dialami kedua korban cukup besar karena kerusakan bangunan tergolong parah. Estimasi kerugian mencapai kurang lebih Rp. 30 juta," jelas AKP Turkhan.

Mengingat intensitas hujan yang masih tinggi di wilayah Pekalongan, Kapolsek Sragi mengimbau masyarakat, khususnya yang memiliki bangunan tua atau berada di daerah rawan, untuk lebih waspada.

"Kami imbau warga agar selalu waspada terhadap potensi bencana yang dipicu cuaca ekstrem seperti angin kencang atau banjir susulan. Jika melihat ada keretakan pada struktur bangunan saat hujan lebat, segera mengungsi ke tempat yang lebih aman," pungkasnya.

Editor : Suryo Sukarno

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network