KENDAL,iNewsPantura.id – Program Speling atau Spesialis Keliling yang diinisiasi Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus diperluas hingga ke pelosok desa. Program layanan kesehatan gratis dengan menghadirkan dokter spesialis langsung ke desa-desa ini bertujuan mendekatkan akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat, khususnya di wilayah terpencil.
Di Kabupaten Kendal, program Speling dipadukan dengan program pemerintah daerah yakni rumah sakit berjalan. Kolaborasi ini diharapkan mampu menjangkau masyarakat yang selama ini kesulitan mengakses layanan rumah sakit.
Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Daerah Kendal, Anita Dianawati, mengatakan pada tahun 2026 program ini ditargetkan menjangkau 54 desa. Namun pelaksanaannya tetap akan disesuaikan dengan kemampuan dan perkembangan di lapangan.
“Pada tahun 2025, kegiatan ini berhasil dilaksanakan di 15 desa. Tahun ini ditargetkan 54 desa, tetapi akan kita evaluasi sesuai kesiapan,” ujarnya.
Tujuan utama program ini adalah meningkatkan aksesibilitas layanan kesehatan spesialis bagi warga di daerah yang sulit menjangkau rumah sakit. Layanan yang diberikan meliputi pemeriksaan dokter spesialis penyakit dalam, anak, kandungan, dan kesehatan jiwa. Selain itu tersedia layanan USG serta skrining penyakit, terutama untuk pencegahan penyakit kronis dan Tuberkulosis (TB).
Pelaksanaan Speling di Kendal terbaru digelar di Desa Sumberejo, Kecamatan Kaliwungu, Kamis (26/2/2026), bekerja sama dengan Rumah Sakit Darul Istiqomah.
Direktur RSDI Kaliwungu, Muhammad Arif Rida, menyatakan dukungannya terhadap program tersebut dengan menerjunkan tiga dokter spesialis, yakni spesialis anak, kandungan, dan kesehatan jiwa untuk membantu pemeriksaan warga.
Salah satu warga, Ida, mengaku senang dengan adanya layanan ini. Menurutnya, program Speling sangat membantu karena warga bisa mendapatkan pemeriksaan dokter spesialis tanpa dipungut biaya.
Dukungan juga datang dari anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah, Kholid Abdillah, yang menyatakan bahwa program ini merupakan langkah nyata menghadirkan pelayanan kesehatan hingga ke pelosok desa di seluruh Jawa Tengah.
Secara provinsi, program Speling merupakan komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang digagas Gubernur Ahmad Luthfi untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di 35 kabupaten/kota.
Berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah per 9 Februari 2026, sebanyak 88.979 warga telah tersentuh layanan Speling di lebih dari 891 desa. Rinciannya, 11.777 orang mendapatkan layanan ANC ibu hamil, 4.230 orang menjalani pemeriksaan kanker serviks, 24.997 orang mengikuti pemeriksaan kesehatan jiwa, serta 39.031 orang mendapatkan layanan pemeriksaan tuberkulosis. Sisanya menjalani pemeriksaan penyakit lainnya.
Program ini menjadi bagian dari sistem deteksi dini penyakit secara berjenjang, mulai dari tingkat desa, kecamatan, hingga provinsi. Bahkan, program ini mendapat apresiasi dari Kementerian Kesehatan dan dinilai berpotensi menjadi model nasional dalam mendekatkan layanan kesehatan spesialis kepada masyarakat.
Editor : Eddie Prayitno
Artikel Terkait
