SALATIGA, iNewsPantura.id - Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kota Salatiga Retno Robby Hernawan mengajak remaja putri lebih peduli terhadap kesehatan sejak dini, terutama dalam mencegah anemia.
Ajakan itu disampaikan saat menghadiri Sosialisasi Kesehatan Deteksi Dini Remaja melalui Aksi Bergizi bertema “Pemeriksaan Risiko Anemia pada Remaja Putri” di SMK Negeri 2 Salatiga.
Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Dinas Kesehatan Kota Salatiga dan TP PKK Kota Salatiga, yang melibatkan sejumlah sekolah. Kehadiran Ketua TP PKK disambut Kepala Sekolah Dyah Sulistyorini bersama jajaran guru dan siswa.
Dalam sambutannya, pihak sekolah mengapresiasi kegiatan tersebut karena dinilai meningkatkan kesadaran siswa tentang pentingnya menjaga kesehatan, termasuk pencegahan anemia dan kesehatan gigi.
Retno menegaskan, deteksi dini menjadi langkah penting untuk mencegah masalah kesehatan pada remaja. Ia mendorong para siswi rutin mengonsumsi tablet tambah darah serta menerapkan pola hidup sehat.
“Remaja putri harus peduli kesehatan sejak dini. Salah satunya dengan rutin minum tablet tambah darah dan menjaga pola hidup sehat,” ujarnya.
Berdasarkan data Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023, prevalensi anemia pada remaja usia 15–24 tahun masih sekitar 15,5 persen. Selain itu, sekitar 40 persen siswa juga mengalami masalah karies gigi.
Kegiatan ini tidak hanya mencakup pemeriksaan kesehatan, tetapi juga edukasi gizi seimbang, kebersihan diri, dan pola hidup sehat untuk menekan risiko penyakit di usia remaja.
Retno berharap, para peserta dapat menjadi agen perubahan di lingkungan sekolah dalam mengedukasi teman sebaya tentang pentingnya pencegahan anemia.
“Harapannya, remaja putri bisa lebih sadar menjaga kesehatan karena itu kunci menuju generasi emas Indonesia,” katanya.
Editor : Suryo Sukarno
Artikel Terkait
