SEMARANG, iNewsPantura.id – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jawa Tengah resmi menggelar UMKM Grande 2026 di Mall Paragon Semarang, Kamis (7/5/2026). Kegiatan ini menjadi bentuk rebranding dari program UMKM Gayeng yang telah berjalan selama tujuh tahun terakhir.
Kepala Kantor Perwakilan BI Jawa Tengah, Mohamad Noor Nugroho, mengatakan perubahan nama menjadi UMKM Grande membawa semangat baru dengan empat pilar utama, yakni Green, Kerakyatan, Digital, dan Ekspor.
Menurutnya, konsep ekonomi hijau menjadi fokus utama dalam penyelenggaraan tahun ini. BI Jateng ingin mendorong pelaku UMKM mulai menerapkan ekonomi sirkular di tengah menurunnya kualitas lingkungan global.
“Tahun ini kita melakukan rebranding karena ada aspek baru yang ingin kita tekankan, terutama dari sisi sustainability atau ekonomi hijau,” ujar pria yang akrab disapa Pak Nunu tersebut.
Dalam kegiatan ini, BI Jateng menghadirkan Booth Hijau yang memungkinkan pengunjung mencoba Kalkulator Hijau untuk menghitung emisi karbon dari aktivitas sehari-hari. Emisi karbon selama lima hari pelaksanaan acara nantinya akan dikompensasi melalui penanaman pohon.
UMKM Grande 2026 melibatkan sekitar 90 UMKM binaan dari berbagai daerah di Jawa Tengah, termasuk dari wilayah Solo, Purwokerto, dan Tegal. Beragam produk dipamerkan, mulai dari kopi, furniture, home decor, kerajinan tangan, hingga wastra dan fashion ready-to-wear.
Untuk memperluas pasar, BI Jateng juga menggelar business matching dengan menghadirkan buyer potensial dari sejumlah negara seperti Singapura, Thailand, Uni Emirat Arab, dan Sri Lanka.
Selain itu, strategi pemasaran digital juga diperkuat melalui program live selling bersama para affiliator untuk membantu meningkatkan omzet pelaku usaha secara real-time.
BI Jateng menargetkan peningkatan omzet sebesar lima hingga sepuluh persen dibanding tahun lalu. Pada penyelenggaraan sebelumnya, total transaksi mencapai sekitar Rp600 juta.
“Tahun lalu omzet kita mencapai Rp600 juta. Tahun ini kami harapkan ada peningkatan menjadi sekitar Rp630 juta,” jelasnya.
Tak hanya pameran UMKM, acara ini juga diramaikan dengan berbagai kegiatan seperti talk show wastra, fashion show bersama Dekranasda Jateng, edukasi keuangan kolaborasi dengan OJK, hingga program subsidi buku melalui Grand Book Initiative.
UMKM Grande 2026 akan berlangsung hingga 11 Mei 2026 dan dilanjutkan dengan Central Java Investment and Business Forum (CJIBF). Kegiatan ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
Editor : Suryo Sukarno
Artikel Terkait
