Lulus Langsung Kerja! KEK Industropolis Batang Siapkan Generasi Siap Industri

Suryo Sukarno
Sebanyak 160 siswa SMK di Kabupaten Batang mengikuti Program PRIMA yang digelar KEK Industropolis Batang. Selama lima hari mereka ditempa membangun karakter, disiplin, dan mental tangguh agar siap memasuki dunia kerja. Foto: iNewsPantura.id/ Suryo S

BATANG, iNewsPantura.id – Sebanyak 160 pelajar dari delapan SMK negeri dan swasta di Kabupaten Batang mengikuti Program Resiliensi untuk Industri Masa Depan (PRIMA) yang digelar KEK Industropolis Batang. Selama lima hari, para peserta ditempa untuk memiliki karakter kuat, disiplin, dan mental tangguh sebagai bekal memasuki dunia kerja.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama KEK Industropolis Batang, Indri Septa Respati, mengatakan program tersebut merupakan upaya menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang siap bersaing sekaligus menjawab kebutuhan tenaga kerja di kawasan industri.

"Investor tidak hanya membutuhkan infrastruktur yang memadai, tetapi juga calon pekerja yang siap dan tahan uji sehingga dapat langsung bekerja setelah lulus sekolah," ujar Indri saat ditemui di Taman Tematik Industropolis Batang, Jumat (3/7/2026).

Menurutnya, pelatihan tidak hanya berfokus pada peningkatan keterampilan, tetapi juga pembentukan karakter. Hal itu dilakukan karena masih ditemukan lulusan yang telah diterima bekerja di perusahaan kawasan industri, namun memilih mengundurkan diri hanya dalam hitungan bulan akibat belum siap menghadapi dunia kerja.

Karena itu, melalui PRIMA para peserta dibekali ketahanan mental, kedisiplinan, kepemimpinan, hingga sikap optimistis agar mampu bertahan dan berkembang di lingkungan industri.

"Memang mereka disiapkan menjadi pekerja. Namun jika memiliki mimpi, dedikasi tinggi, dan karakter yang baik, suatu saat mereka bisa menjadi manajer, pimpinan perusahaan, bahkan pengusaha sukses," tegasnya.

Program yang didukung delapan tenant di lingkungan KEK Industropolis Batang tersebut akan terus dilaksanakan setiap tahun. Indri menilai Kabupaten Batang memiliki potensi sekitar 15 ribu siswa SMK yang dapat dipersiapkan untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja di kawasan industri.

Sebanyak 160 peserta berasal dari SMKN 1 Batang, SMKN Warungasem, SMKN Kandeman, SMKN Blado, SMK Ma'arif NU Limpung, SMK Diponegoro Banyuputih, SMK Muhammadiyah Bawang, dan SMK PGRI Batang.

Salah seorang peserta, Meilisa, siswi SMK Ma'arif NU Limpung, mengaku mendapatkan banyak pengalaman berharga selama mengikuti pembekalan. Menurutnya, pelatihan tersebut membentuk rasa percaya diri, disiplin, sekaligus meningkatkan ketahanan fisik.

"Setelah mengikuti pembekalan ini saya semakin optimistis dan berencana langsung bekerja di KEK Industropolis Batang, meski belum menentukan perusahaan yang akan dipilih," katanya.

Perubahan positif juga dirasakan orang tua peserta. Evi Sulistyowati mengaku sempat khawatir karena putrinya memiliki riwayat asam lambung. Namun selama mengikuti pelatihan, kondisi kesehatan anaknya justru tetap terjaga.

"Awalnya saya cemas, tetapi Alhamdulillah selama mengikuti kegiatan di sini asam lambungnya tidak kambuh. Kami sebagai orang tua tentu sangat mendukung," ujarnya.

Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Batang, Sri Purwaningsih, turut memberikan apresiasi kepada seluruh peserta. Ia berharap semangat dan optimisme yang telah dibangun selama pelatihan terus dipertahankan ketika memasuki dunia kerja.

"Pertahankan semangat yang sudah terbentuk selama mengikuti PRIMA. Jadilah generasi yang siap bekerja, disiplin, dan mampu membawa nama baik Kabupaten Batang," pesannya.

Editor : Suryo Sukarno

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network