Limbah Kayu Disulap Jadi Produk Bernilai, Gula Merah Karangbolong Diolah Jadi Kecap

Joe Hartoyo
UMPWR bersama warga Desa Karangbolong meresmikan showroom dan rumah produksi untuk mengembangkan produk unggulan berbasis potensi lokal. Foto : iNewsPantura.id / Joe H

KEBUMEN, iNewsPantura.id — Melalui program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa), mahasiswa Universitas Muhammadiyah Purworejo (UMPWR) mendampingi warga Desa Karangbolong, Kecamatan Buayan, mengembangkan potensi lokal dan UMKM.

Selama empat bulan, mahasiswa PPK Ormawa Agrapana UMPWR membaur dengan masyarakat dan membantu mengolah limbah kayu di sekitar pantai agar bernilai guna dan ekonomi.

Potensi lain yang dikembangkan adalah gula merah. Bahan baku lokal tersebut diolah menjadi Kecap Ikan Manis Sari Manggar, yang diharapkan menjadi produk unggulan desa.

PERESMIAN SHOWROOM DAN RUMAH PRODUKSI
Desa Karangbolong meresmikan showroom dan rumah produksi pada Sabtu, 5 September 2026. Acara tersebut dihadiri Rektor UMPWR, pemerintah desa, ibu-ibu PKK, mahasiswa, serta perwakilan Dinas Perdagangan Kabupaten Kebumen.

Fasilitas ini diharapkan menjadi pusat produksi, pengembangan, dan pemasaran produk unggulan masyarakat sekaligus mendorong UMKM semakin mandiri.

WARGA MERASAKAN MANFAAT
Sadiah, salah satu warga penerima program, mengaku mendapat pengetahuan dan keterampilan baru.

“Saya senang sekali karena mendapatkan tambahan wawasan dan ilmu baru. Sekarang kami bisa mengolah gula merah menjadi kecap manis. Kalau dikembangkan dengan baik, ini bisa membantu meningkatkan ekonomi warga,” ujar Sadiah.

POTENSI DESA MENJADI PRODUK UNGGULAN
Kepala Desa Karangbolong, Pasiman, mengapresiasi pendampingan UMPWR. Menurutnya, mahasiswa membantu warga mengolah limbah kayu dan mengembangkan gula merah menjadi kecap.

“Rasanya sudah pas dan enak. Kami berharap ibu-ibu PKK bisa terus mengembangkan. Bimbingan dari UMPWR juga kami harapkan tetap berlanjut,” katanya.

Pemerintah desa berencana memperluas pemasaran produk kecap melalui distributor agar menjangkau pasar yang lebih luas.

DARI KAMPUS UNTUK MASYARAKAT
Rektor UMPWR, ,Prof. Dr. Teguh Wibowo, M.Pd mendorong agar inovasi tersebut terus dikembangkan setelah program berakhir.

“Jangan berhenti sampai di sini. Semoga bisa mewakili tingkat nasional dan memberikan dampak positif terhadap masyarakat,” ujar Teguh.

Kolaborasi UMPWR dan masyarakat Karangbolong menunjukkan bahwa potensi lokal dapat diolah menjadi produk bernilai tambah. Di balik sebotol Kecap Ikan Manis Sari Manggar, tersimpan harapan bagi berkembangnya UMKM dan perekonomian desa.

Editor : Suryo Sukarno

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network