RSUD Tjitrowardojo Purworejo Kini Miliki Layanan Radioterapi LINAC

Joe Hartoyo
Wakil Menteri Kesehatan RI meresmikan Layanan Radioterapi RSUD Tjitrowardojo Purworejo Tjitrowardojo Purworejo. dokumen

PURWOREJO,iNewsPantura.id – Layanan radioterapi menggunakan teknologi Linear Accelerator (LINAC) resmi beroperasi di RSUD dr Tjitrowardojo Purworejo. Kehadiran fasilitas ini diharapkan memudahkan masyarakat yang membutuhkan terapi radiasi tanpa harus menjalani pengobatan ke luar daerah.

Layanan tersebut diresmikan Wakil Menteri Kesehatan RI Benyamin Paulus Octavianus bersama Bupati Purworejo Yuli Hastuti.

Bupati Yuli Hastuti mengatakan, hadirnya layanan radioterapi menjadi perkembangan penting bagi pelayanan kesehatan di Purworejo. Sebelumnya, pasien yang membutuhkan terapi radiasi harus mendapat pelayanan di Yogyakarta atau Semarang.

“Dengan hadirnya layanan di RSUD dr Tjitrowardojo, jarak dan waktu dapat kita pangkas. Masyarakat kini memiliki akses layanan yang lebih dekat sehingga diharapkan dapat meringankan beban pasien dan keluarga,” ujarnya.

Menurutnya, keberadaan LINAC diharapkan memperkuat RSUD dr Tjitrowardojo sebagai rumah sakit rujukan kanker bagi masyarakat Purworejo dan daerah sekitar.

Yuli juga meminta pengelolaan fasilitas dilakukan secara optimal, terutama terkait kesiapan tenaga kesehatan, pemeliharaan alat dan penerapan standar keselamatan radiasi. Pelayanan, kata dia, juga harus tetap mengedepankan sisi kemanusiaan serta kemudahan bagi pasien BPJS Kesehatan.

Sementara itu, Wamenkes Benyamin Paulus Octavianus menegaskan penguatan layanan kesehatan tidak hanya dilakukan di rumah sakit, tetapi juga fasilitas kesehatan tingkat pertama.

Pemerintah, kata dia, merencanakan pembangunan kembali 1.988 Puskesmas yang kondisinya sudah tidak memadai. Penguatan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan primer.

“Presiden dalam nota RAPBN 2027 di DPR menyampaikan, ini penting sekali, seluruh Puskesmas akan direnovasi. Jadi anggaran untuk Puskesmas, Labkesmas diperbaiki,” kata Benyamin.

Ia juga mendorong Dinas Kesehatan Purworejo berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan untuk menyiapkan data dan kebutuhan pembangunan fasilitas kesehatan.

Selain itu, pemerintah telah menjalankan pembangunan rumah sakit di 66 kabupaten yang sebelumnya belum memiliki fasilitas rumah sakit memadai. Sebagian besar pembangunan telah selesai, sementara beberapa daerah dengan kondisi geografis sulit masih dalam proses.

 

Editor : Eddie Prayitno

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network