SEMARANG,iNewsPantura.id – Penurunan debit air baku akibat musim kemarau membuat distribusi air bersih PDAM Tirta Moedal Kota Semarang harus diatur bergiliran. Sejumlah pelanggan di wilayah Semarang Selatan yang sebelumnya mendapat aliran 24 jam kini dilayani selama 12 jam per hari.
Kepala Bagian Produksi I PDAM Tirta Moedal, Agung Purwantoro, mengatakan salah satu sumber air yang mengalami penurunan debit berasal dari Bendungan Kalidoh, Kabupaten Semarang. Dalam kondisi normal, debit sumber tersebut mencapai sekitar 460 liter per detik. Kini, debitnya turun menjadi sekitar 143 liter per detik.
“Sekarang turun menjadi 143 liter per detik. Kondisi ini salah satunya dipengaruhi faktor alam, yakni musim kemarau,” kata Agung di Kantor Pusat PDAM Tirta Moedal, Jalan Kelud Raya, Rabu (16/9).
Penurunan pasokan membuat distribusi ke sejumlah kawasan Semarang Selatan tidak stabil. PDAM kemudian melakukan rekayasa pengaliran agar pasokan yang tersedia tetap dapat menjangkau pelanggan secara merata.
Semula, PDAM menyiapkan kemungkinan pengaliran dua hari sekali apabila kondisi sumber air terus menurun. Namun, setelah dilakukan evaluasi dan optimalisasi jaringan oleh tim teknis, skema tersebut belum diterapkan.
Saat ini, pelanggan masih mendapat aliran setiap hari dengan sistem pembagian waktu. Wilayah Jatingaleh, Carikan, Jatiluhur, Jangli Perbalan, Saptamarga, Tamtama, dan Brigif mendapat aliran pukul 07.00-19.00 WIB.
Sedangkan Karangrejo Selatan dan Kampung Pentul mendapat aliran pukul 19.00-07.00 WIB.
Agung menegaskan pengaturan tersebut bukan sekadar pembatasan, tetapi strategi membagi pasokan yang terbatas agar pelayanan tetap berjalan.
Sementara itu, Kepala Humas PDAM Tirta Moedal, Mayang Charisma, mengatakan sumber air belum dalam kondisi kering. Namun, penurunan debit cukup signifikan sehingga pengaturan debit, tekanan, dan pola distribusi perlu dilakukan.
PDAM terus memantau kondisi sumber air dan akan mengevaluasi jadwal distribusi apabila debit kembali meningkat. Jika kondisi membaik, pelayanan diharapkan dapat kembali normal selama 24 jam.
Untuk mengantisipasi kebutuhan pelanggan terdampak, PDAM juga menyiagakan armada tangki air. Masyarakat diminta menggunakan air secara bijak dan memanfaatkan waktu pengaliran untuk menampung air secukupnya.
Editor : Eddie Prayitno
