TEMANGGUNG,iNewsPantura.id – Komandan Kodim (Dandim) 0706/Temanggung, Letkol Inf Richie Fadly, menginstruksikan seluruh Bintara Pembina Desa (Babinsa) untuk aktif menjaring generasi muda yang berpotensi menjadi calon prajurit TNI Angkatan Darat (AD). Langkah ini sekaligus menjadi upaya memperluas akses informasi rekrutmen dan mencegah praktik percaloan yang merugikan masyarakat.
Richie menegaskan, penerimaan prajurit TNI AD tidak dipungut biaya alias gratis. Karena itu, masyarakat diminta waspada terhadap oknum yang menawarkan bantuan kelulusan melalui jalur khusus dengan meminta sejumlah uang.
Penegasan tersebut disampaikan saat memberikan arahan dalam kegiatan Jam Komandan di Aula Makodim 0706/Temanggung.
“Saya tekankan dengan sangat jelas, masuk TNI AD itu GRATIS, sama sekali tidak dipungut biaya! Jangan sampai ada masyarakat binaan yang tertipu oleh oknum-oknum yang menjanjikan kelulusan melalui jalur khusus dengan meminta sejumlah uang. Bawa pesan ini ke setiap pelosok desa,” tegas Richie.
Dalam arahannya, Richie meminta Babinsa tidak hanya menunggu masyarakat mencari informasi, tetapi juga proaktif mendatangi wilayah binaan untuk mengenali generasi muda yang berminat dan berpotensi mengikuti seleksi prajurit.
Babinsa diminta mengajak serta mendampingi calon peserta sejak tahap awal, sekaligus memberikan informasi yang benar mengenai mekanisme dan persyaratan penerimaan prajurit melalui jalur Perwira, Bintara, maupun Tamtama.
Pemahaman terhadap persyaratan rekrutmen terbaru juga menjadi perhatian agar Babinsa dapat memberikan penjelasan secara akurat kepada calon peserta dan keluarganya.
Melalui pendampingan hingga tingkat desa, masyarakat diharapkan lebih mudah mengakses informasi resmi tanpa harus menggunakan jasa perantara yang menjanjikan kelulusan.
Upaya tersebut juga ditujukan untuk membuka kesempatan bagi generasi muda yang memenuhi persyaratan agar dapat mengikuti proses seleksi berdasarkan ketentuan yang berlaku.
Selain menginstruksikan Babinsa untuk aktif melakukan pendampingan, Richie memberikan peringatan kepada seluruh personel Kodim 0706/Temanggung, termasuk prajurit dan aparatur sipil negara (ASN), agar tidak terlibat dalam praktik percaloan penerimaan prajurit.
Menurutnya, proses rekrutmen harus dijaga agar berlangsung secara transparan dan tidak dimanfaatkan oleh oknum untuk memperoleh keuntungan pribadi.
Penyampaian informasi yang benar dan pengawasan terhadap potensi penipuan menjadi bagian penting dalam melindungi masyarakat yang ingin mengabdikan diri melalui TNI AD.
Kegiatan Jam Komandan tersebut diikuti Kasdim 0706/Temanggung Mayor Cba Agustus Jumawan, para perwira staf, Danramil, Bintara, Tamtama, serta ASN di lingkungan Kodim 0706/Temanggung.
Melalui instruksi tersebut, jajaran Kodim 0706/Temanggung diharapkan dapat memperluas sosialisasi rekrutmen hingga pelosok desa sekaligus meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap praktik penipuan berkedok kelulusan calon prajurit TNI AD.
Editor : Eddie Prayitno
Artikel Terkait
