KENDAL,iNewsPantura.id – Penemuan mayat laki-laki tanpa identitas di dalam sebuah mushola di Blok Sawen, Desa Sendangsikucing, Kecamatan Rowosari, Kabupaten Kendal, menggegerkan warga, Sabtu (17/10/2026) malam. Jenazah tersebut diperkirakan telah meninggal dunia sekitar dua pekan sebelum ditemukan.
Kapolsek Rowosari IPTU Akhmad Djoko Pudji Leksono membenarkan penemuan mayat tersebut. Peristiwa itu diketahui sekitar pukul 19.30 WIB setelah seorang warga bernama Eko Sugiono melaporkannya ke Polsek Rowosari.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Ka SPKT Polsek Rowosari bersama Kanit Reskrim dan anggota Reskrim mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan.
Setibanya di tempat kejadian perkara (TKP), petugas mendapati jenazah seorang laki-laki yang hingga kini belum diketahui identitasnya berada di dalam mushola.
Polisi kemudian berkoordinasi dengan tim kesehatan Puskesmas Rowosari I untuk melakukan pemeriksaan awal terhadap kondisi luar jenazah.
“Dari pemeriksaan luar, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” demikian keterangan Kapolsek Rowosari terkait hasil pemeriksaan awal.
Setelah pemeriksaan di lokasi, jenazah dievakuasi ke RSUD dr. H. Soewondo Kendal untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Pemeriksaan tersebut diharapkan dapat membantu mengungkap identitas korban sekaligus memastikan penyebab kematiannya.
Proses evakuasi jenazah menghadapi kendala karena minimnya penerangan di sekitar lokasi. Mushola tempat korban ditemukan berada di kawasan pinggir pantai, sehingga petugas harus melakukan penanganan dengan kondisi penerangan terbatas.
Berdasarkan perkiraan awal, korban telah meninggal dunia sekitar dua pekan sebelum ditemukan. Meski demikian, perkiraan tersebut belum dapat dijadikan kepastian mengenai waktu maupun penyebab kematian korban.
Hingga jenazah dibawa ke rumah sakit, identitas laki-laki tersebut masih belum diketahui. Polisi juga belum menyampaikan informasi mengenai dugaan penyebab kematiannya.
Pemeriksaan lebih lanjut di RSUD dr. H. Soewondo Kendal diharapkan dapat memberikan petunjuk untuk mengungkap identitas korban dan memastikan penyebab kematiannya.
Editor : Eddie Prayitno
Artikel Terkait
