Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : 10 Ribu Nasi Anggi Ludes Diserbu Jemaah Haul Pangeran Abinawa
Advertisement . Scroll to see content

Diduga Sakit Kambuh, Warga Pekuncen Ditemukan Meninggal Terkunci di Kamar Mandi

Senin, 28 Oktober 2024 | 21:56 WIB
  • author Eddhie Prayitno
Diduga Sakit Kambuh, Warga Pekuncen Ditemukan Meninggal Terkunci di Kamar Mandi
Jenasah Nurma Khamid Arif tiba di kamar jenazah RSUD Soewondo Kendal. iNews/eddie prayitno

 

 

KENDAL,iNewsPantura.id - - Nurma Khamid Arif lelaki berusia 44 tahun yang menderita stroke ditemukan meninggal dunia terkunci di dalam kamar mandi rumahnya di desa Pekuncen Pegandon Kendal.

Korban yang tinggal seorang diri di rumahnya ditemukan sudah meninggal dan kondisinya membusuk Senin 28 oktober 2024 sore.

Dikonfirmasi media, Kapolsek Pegandon AKP Adi Winarno membenarkan penemuan mayat yag terkunci di dalam kamar mandi.

“Peristiwa ini bermula saat tetangga korban  mencium bau busuk dari dalam rumah Nurma Khamid Arif. Selanjutnya memberitahukan kepada orang tua korban yang tinggal tidak jauh, kemudian bersama sama warga mendobrak pintu rumah korban,” katanya.

Saat pintu didobrak warga mencium bau tidak sedap yang bersumber  dari dalam kamar mandi dan  warga mendobrak pintu kamar mandi menemukan korban sudah dalam keadaan meninggal.

“Kondisi korban saat ditemukan didalam kamar mandi sudah mulai membusuk diperkirakan sudah meninggal lebih dari 3 hari,” imbuhnya.

Korban ditemukan dalam kondisi telentang di atas kloset kamar mandi dan tinggal sendirian dalam keadaan sakit stroke.

Dari hasil pemeriksaan petugas tidak ada tanda-tanda kekerasan dan pihak keluarga korban membuat surat pernyataan menolak untuk dilakukan autopsi serta menerima dengan ikhlas atas musibah meninggalnya korban.

Jenasah korban kemudian dievakuasi tim kesehatan  ke RSUD Soewondo untuk dilakukan visum.

Editor: Eddie Prayitno

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut