Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Job Fair 48 UKSW Digelar, Sediakan Ratusan Lowongan dan Rekrutmen Langsung di Tempat
Advertisement . Scroll to see content

Waspada! Ini 7 Tanda Lowongan Kerja Palsu di Situs Pencari Kerja

Kamis, 28 Juli 2022 | 12:01 WIB
  • author Hadi Widodo
Waspada! Ini 7 Tanda Lowongan Kerja Palsu di Situs Pencari Kerja
Ilustrasi (Foto: Dok.iNews.id)

JAKARTA - Di era digital seperti saat ini kehadiran internet membuat proses mencari lowongan kerja menjadi lebih cepat dan efektif namun, terdapat 7 tanda lowongan kerja palsu di situs pencari kerja yang harus diwaspadai.

Seiring dengan adanya kemudahan tersebut, seringkali dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab hingga modus penipuan dengan berbagai cara.

Kini, fresh graduate atau pencari pekerja tak lagi menghabiskan waktu dan tenaga untuk membuat lamaran dan mengirimkannya ke perusahaan. Sebab, telah ada situs pencari kerja yang membantu mempermudah para pencari kerja.

Umumnya, di situs ini para pencari hanya perlu memasukkan data diri, surat lamaran atau portofolio. Dengan begitu, tak perlu repot-repot mengirim berkas ke perusahaan yang dituju.

Akan tetapi, tak sedikit para pencari kerja yang menjadi korban lowongan kerja palsu di situs pencarian kerja. Untuk mengantisipasinya perlu memperhatikan secara seksama tanda lowongan kerja yang ada.

Berikut 7 tanda lowongan kerja palsu di situs pencari kerja yang dirangkum Okezone dari berbagai sumber:

1. Belum apa-apa sudah minta bayaran

Salah satu hal yang wajib diketahui saat melamar pekerjaan adalah perusahaan mana pun tidak akan pernah meminta bayaran untuk proses rekrutmen.

2. Langsung diterima tanpa wawancara

Jangan pernah terkecoh dengan buaian seperti ini, karena pastinya tidak ada perusahaan yang mau menerima kandidat baru tanpa proses wawancara kerja. Deskripsi pekerjaan tidak jelas atau detail

Deskripsi pekerjaan yang jelas ditunjukkan agar pelamar dapat benar-benar mengetahui terlebih dahulu mengenai jenis dan tanggung jawab kerja yang ingin dilamar.

Editor: Hadi Widodo

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut