Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Seru! 36 Wartawan di Semarang Diuji Wawasan dalam Cerdas Cermat forwakot 2026
Advertisement . Scroll to see content

Agustina Wilujeng Kawal Pembangunan Kolam Retensi Trimulyo, Targetkan Pengendalian Banjir Tuntas

Selasa, 28 Oktober 2025 | 08:06 WIB
  • author Dimas Yuli
Agustina Wilujeng Kawal Pembangunan Kolam Retensi Trimulyo, Targetkan Pengendalian Banjir Tuntas
Agustina Wilujeng Kawal Pembangunan Kolam Retensi Trimulyo, Targetkan Pengendalian Banjir Tuntas. Foto : iNewsPantura.id/ Dimas Yuli

SEMARANG, iNewsPantura.id - Pemerintah Kota atau Pemkot Semarang terus berkoordinasi dengan Pemerintah Pusat untuk mempercepat penyelesaian proyek Kolam Retensi Trimulyo dan Tanggul Laut (Seawall) yang menjadi bagian penting dari sistem pengendalian banjir di kawasan timur Kota Semarang.

Di sela-sela tinjauan ke Pompa Kali Sringin, Kelurahan Trimulyo, Kecamatan Genuk, Senin (27/10), Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng menyampaikan optimisme bahwa kedua infrastruktur tersebut akan membawa perubahan besar dalam upaya pengendalian air rob maupun banjir kiriman dari wilayah atas. “Kalau kolam retensi dan tanggul laut ini selesai, kita harapkan urusan banjir di sekitar sini bisa teratasi secara menyeluruh,” jelasnya.

Agustina menerangkan, fungsi utama tanggul laut adalah menahan air laut pasang (rob) agar tidak masuk ke daratan, sementara kolam retensi akan menampung air hujan dan kiriman dari wilayah atas sebelum dialirkan ke laut. “Dulu masalahnya rob, air lautnya masuk terus. Sekarang sudah ada seawall. Nah, tantangan baru adalah air dari atas. Karena wilayah kita ini ditanggul, jadi air hujan harus punya tempat penampungan. Di sinilah peran kolam retensi menjadi krusial,” tuturnya. 

Proyek kolam retensi di kawasan Trimulyo tersebut dirancang dengan luas mencapai 250 hektare, bekerja sama dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana dan kementerian terkait. “Ini proyek dari pusat, jadi memang butuh waktu dan tahapan. Tapi kami di daerah terus memastikan konektivitas antar saluran dan pompa agar air bisa segera masuk ke kolam begitu kolamnya siap,” jelas Agustina.

Menurutnya, selama proses pembangunan berlangsung, berbagai dampak terhadap aktivitas warga akan diminimalkan. “Pembangunan seperti ini pasti ada konsekuensi, tapi kami upayakan seminimal mungkin agar aktivitas ekonomi warga tetap jalan,” katanya.

Agustina juga mengingatkan masyarakat untuk bersabar dan mendukung proses pembangunan ini. “Yang penting sekarang kita terus jaga komunikasi, gotong royong, dan sabar menunggu hasilnya. Karena ketika seluruh perencanaan ini berjalan sebagaimana mestinya, banjir yang selama ini kita hadapi akan jauh berkurang,” tegasnya.

Editor: Suryo Sukarno

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut