get app
inews
Aa Text
Read Next : Mantan Ketua Koperasi BLN Muncul , Siap Kembalikan Dana Rp 2,1 Triliun

Raih Harmony Award, Semarang Jadi Kota Terbaik Pertama Se-Indonesia Kelola Kerukunan Umat Beragama

Sabtu, 29 November 2025 | 16:00 WIB
header img
Raih Harmony Award, Semarang Jadi Kota Terbaik Pertama Se-Indonesia Kelola Kerukunan Umat Beragama. Foto : iNewsPantura.id/ Dimas Yuli

SEMARANG, iNewsPantura.id – Kota Semarang menambah catatan prestasi membanggakan jelang akhir tahun. Terbaru, ibu kota Jawa Tengah berhasil meraih penghargaan Kinerja Pemerintah Daerah Tingkat Kota terbaik pertama se-Indonesia dalam ajang Harmony Award yang diselenggarakan Kementerian Agama. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas komitmen Pemerintah Kota atau Pemkot Semarang dalam menjaga keberagaman dan kerukunan umat beragama.

Menteri Agama, Nasaruddin Umar, menyerahkan langsung penghargaan tersebut kepada Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, yang diwakili oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Semarang, Bambang Pramusinto, di Double Tree by Hilton Jakarta, Jumat (28/11).

Agustina menyampaikan apresiasi kepada seluruh tokoh masyarakat dan tokoh agama di Kota Semarang, terkhusus pada Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), yang telah berkontribusi besar dalam menjaga keberagaman dan merawat kerukunan antar umat beragama di ibu kota Jawa Tengah.

“Saya bersyukur, karena dengan keberagaman masyarakat di Kota Semarang, yang terdiri dari banyak etnis, budaya, dan agama, sampai saat ini kondusifitas bisa terus kita jaga. Saya berterima kasih, warga Kota Semarang telah berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang aman, rukun dan inklusif bagi semua warga," katanya.

Menurutnya, penghargaan kinerja terbaik bukanlah sekedar pengakuan atas prestasi, tetapi juga cerminan dari semangat kebersamaan dan kerukunan yang menjadi kekuatan kota Semarang.

"Artinya, kita berhasil menjadikan kebersamaan dan kerukunan dalam keberagaman sebagai identias kota sekaligus membuktikan bahwa harmoni dan toleransi merupakan fondasi untuk mencapai kesuksesan pembangunan yang membawa kota ini menjadi lebih baik," tegasnya.

Wali Kota menuturkan pihaknya senantiasa mengedepankan nilai-nilai toleransi guna menciptakan lingkungan yang aman, harmonis, dan kondusif di tengah keragaman masyarakatnya. Menurutnya, tidak hanya menggelar perayaan keagamaan secara terbuka yang melibatkan partisipasi lintas agama, melainkan juga melalui kebijakan dan program yang mendorong terwujudnya dialog dan pemahaman antar umat beragama, komunikasi lintas sektoral yang intens dengan organisasi keagamaan maupun tokoh-tokoh agama yang terhimpun dalam FKUB, hingga penguatan kelurahan sadar kerukunan.

"Ini merupakan bentuk tanggung jawab kami untuk memastikan bahwa nilai dan prinsip toleransi terwujud dalam setiap kebijakan dan program pembangunan. Pemerintah juga terus mendukung masyarakat untuk menjalankan keyakinan agama dan budaya masing-masing sehingga semua warga dapat hidup dengan damai dan merasa dihormati. Jika sudah demikian, program-program pembangunan yang dijalankan oleh pemerintah pun dapat berjalan dengan baik," pungkas Agustina.

Harmony Award merupakan ajang interaksi nyata dan terukur antara pemerintah daerah dan FKUB dalam memperkuat kerukunan umat beragama. Kementerian Agama berharap ajang ini menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah dan FKUB. Sinergi tersebut menjadi kunci dalam menjaga kerukunan yang pada akhirnya berkontribusi pada pembangunan bangsa secara berkelanjutan.

Untuk mencapai prestasi ini, Kota Semarang harus memenuhi tiga instrumen penilaian berbasis data, yakni dimensi kinerja kerukunan Pemda dan FKUB, yang menilai sejauh mana pemerintah daerah bersama FKUB menjalankan peran kolaboratif dalam mendukung kebijakan kerukunan. Kemudian, dimensi kinerja FKUB, yang mengukur kapasitas, efektivitas program, serta kontribusi nyata FKUB dalam memfasilitasi dialog lintas agama dan mencegah potensi konflik dan yang ke tiga, dimensi outcome, yang menilai dampak nyata atas berbagai program dan kebijakan terhadap kualitas kerukunan umat beragama di tingkat lokal.

Melalui keberhasilan sebagai peringkat pertama se-Indonesia, selain memperkuat identitas kota sebagai tempat yang inklusif dan ramah bagi semua warganya, penghargaan tersebut memotivasi seluruh lapisan masyarakat untuk terus menciptakan suasana yang kondusif bagi pertumbuhan sosial, ekonomi, dan kultural di Kota Semarang.

"Dengan adanya penghargaan ini, saya mengajak kepada seluruh masyarakat Kota Semarang untuk terus menjaga keharmonisan dan keberagaman yang menjadi kebanggaan kita sebagai warga masyarakat serta memperkokoh jembatan persaudaraan di antara kita semua," pungkasnya.

Editor : Suryo Sukarno

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut