get app
inews
Aa Text
Read Next : Cegah Lumbung Mangkrak, DPRD Purworejo Turun Langsung ke Sentra Pangan Desa

Warga Menolak, Pekerja Bertahan: Polemik Tambang Pasir Batu Gandatapa Banyumas

Selasa, 13 Januari 2026 | 07:07 WIB
header img
Sejumlah pekerja tambang pasir dan batu di Dusun Blembeng, Desa Gandatapa, Banyumas, menolakan penutupan tambang karena menjadi mata pencahariannya. Foto : iNewsPantura.id/ Mas Sal

BANYUMAS, iNewsPantura.id - Aksi penolakan tambang pasir dan batu di Dusun Blembeng, Desa Gandatapa, Sumbang, Banyumas oleh sebagian warga beberapa hari lalu, membuat puluhan penambang menyuarakan jeritan hati mereka yang menggantungkan hidup sepenuhnya dari sektor ini.

Rio Gondrong (45), seorang pekerja lepas tukang pecah batu mengaku jika keberadaan tambang di Gandatapa bukan sekadar urusan bisnis, melainkan urusan hidup sehari-hari.

Rio sangat terbantu dengan adanya lapangan pekerjaan yang terbuka lebar tanpa syarat yang rumit.

​"Manfaatnya banyak sekali, terutama mengurangi pengangguran. Di sini siapa pun bisa masuk kerja. Kalau tidak ada tambang ini, saya harus luntang-lantung cari kerja ke sana-kemari," ujar Rio. 

​Rio membeberkan bahwa hasil keringatnya di tambang cukup menjanjikan untuk menghidupi keluarga. Dalam sehari, ia bisa membawa pulang uang antara Rp 100.000 hingga Rp 200.000. 

Kondisi ini jauh lebih stabil dibandingkan pekerjaannya terdahulu yang tidak menentu.

Senada dengan Rio, Daseno,(35) pekerja lainnya, menyebutkan bahwa ekosistem tambang di wilayah tersebut setidaknya menghidupi 70 hingga 90 orang. 

Para pekerja tidak hanya datang dari desa setempat, tetapi juga dari wilayah tetangga seperti Limpakuwus, Kotayasa, hingga Sikapat.

​"Kalau ini ditutup, otomatis banyak pengangguran baru. Di sini ada tukang angkut, tukang 'keplak' batu, hingga sopir. Kami merasa terusik dengan aksi penolakan kemarin karena ini menyangkut mata pencaharian harian kami," tegas Daseno.

​Meski pendapatan harian bersifat fluktuatif tergantung ramainya pembeli—terkadang hanya Rp 50 ribu hingga  Rp 90 ribu di saat sepi—bagi Daseno, yang terpenting adalah adanya penghasilan rutin setiap 

Editor : Suryo Sukarno

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut