Warga Menolak, Pekerja Bertahan: Polemik Tambang Pasir Batu Gandatapa Banyumas
Sementara itu, Sunar (50) selaku pengelola dan penanggung jawab tambang, menegaskan bahwa operasional tambang tersebut dilakukan di atas landasan hukum yang kuat dengan perizinan yang lengkap.
Selain dampak ekonomi, ia mengklaim tambang memberikan kontribusi nyata bagi fasilitas publik.
"Warga sekitar banyak yang mendukung karena mereka merasakan manfaatnya. Selain menyerap tenaga kerja lokal, kami juga sering memberikan bantuan material seperti pasir secara cuma-cuma untuk pembangunan mushola atau masjid di lingkungan sini," jelas Sunar.
Ia berharap pihak-pihak yang menolak bisa melihat dari sisi kemanusiaan dan ekonomi kerakyatan yang telah berjalan.
Menurutnya, daerah tapak gunung seperti wilayah Gandatapa dan sekitarnya membutuhkan investasi yang mampu merangkul warga kelas bawah sebagai pekerja.
Hingga berita ini diturunkan, para pekerja berharap ada solusi yang berimbang agar aktivitas penambangan tetap berjalan demi kelangsungan hidup ratusan jiwa yang bergantung di sana.
Sementara itu Bupati Banyumas, Sadewo Trilastiono saat dikonfirmasi terkait perijinan tambang melalui pesan whatsapp menegaskan bahwa tambang tersebut sudah mempunyai izin.
"Sudah ada ijin, _wis tek laporna_ pak Gubernur, Mas. Ijin galian C kewenangan propinsi bukan kabupaten," jelas Sadewo.
Editor : Suryo Sukarno