get app
inews
Aa Text
Read Next : Abadikan Pemandangan, Pendaki Wanita ini Jatuh ke Jurang di Gunung Muria

Pendaki Syafiq Ridhan Ali Ditemukan Meninggal di Puncak Gunung Slamet

Rabu, 14 Januari 2026 | 18:16 WIB
header img
Setelah 17 hari dicari, Syafiq Ribuan Ali (18 th) pelajar SMA pendaki yang hilang ditemukan meninggal dunia di gunung Slamet. Foto : iNewsPantura.id/ Suryo S

PEMALANG, iNewsPantura.id – Pencarian panjang dan penuh tantangan akhirnya berujung kabar duka. Syafiq Ridhan Ali Razan (18 th) , pendaki pelajaran SMA asal Magelang yang dilaporkan hilang di Gunung Slamet sejak akhir Desember lalu, ditemukan oleh tim relawan di area puncak Gunung Slamet, Rabu (14/1/2026).

Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di sisi selatan Puncak Gunung dengan ketinggian sekitar 3.000 MDPL. Penemuan tersebut sekaligus mengakhiri operasi pencarian intensif yang melibatkan berbagai unsur, mulai dari Basarnas, BPBD, TNI–Polri, relawan pecinta alam, hingga masyarakat setempat.

Suasana duka menyelimuti lokasi penemuan. Para relawan yang sejak awal terlibat dalam pencarian tampak saling menguatkan saat memastikan keberadaan korban di medan ekstrem dengan suhu dingin dan cuaca yang berubah cepat.

Kepala Pelaksana Harian BPBD Pemalang, Agus Ikmaludin, membenarkan penemuan jenazah pendaki tersebut. Ia menyampaikan bahwa saat ini tim SAR gabungan masih fokus mempersiapkan proses evakuasi.

“Korban ditemukan di area atas atau puncak Gunung Slamet. Saat ini tim SAR sedang melakukan persiapan intensif untuk penurunan jenazah menuju basecamp,” jelasnya.

Proses evakuasi diperkirakan membutuhkan waktu lebih dari 6 jam dan perhitungan matang. Medan terjal, jarak tempuh yang jauh, serta kondisi cuaca ekstrem menjadi tantangan utama dalam penurunan jenazah dari kawasan puncak.

Kepala Desa Clekataan, Kecamatan Pulosari, yang juga penanggungjawab basecam Dipajaya Clekataan , Sutrisno, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam operasi pencarian. Menurutnya, sinergi antarinstansi dan relawan menjadi kunci dalam proses pencarian yang berlangsung selama 17 hari ini.

Sementara itu, Affandi, perwakilan tim pencarian Wanadri, menegaskan bahwa keselamatan personel menjadi prioritas utama dalam tahapan evakuasi.

“Evakuasi dari puncak Slamet membutuhkan kehati-hatian ekstra. Fokus kami saat ini adalah memastikan seluruh personel tetap aman,” ujarnya.

Seperti diketahui, Syafiq Ridhan Ali Razan dilaporkan hilang saat melakukan pendakian di Gunung Slamet sejak akhir Desember 2025. Informasi hilangnya pendaki muda tersebut sempat menjadi perhatian luas masyarakat dan komunitas pendaki di berbagai daerah.

Dengan ditemukannya korban, operasi SAR kini memasuki fase akhir, meski duka mendalam masih dirasakan keluarga, kerabat, dan rekan sesama pendaki.

Editor : Suryo Sukarno

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut