Pengusaha Wanita Bangkit, HIPMI Jateng Ajak Perempuan Ambil Peran Strategis
SEMARANG, iNewsPantura.id - Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Jawa Tengah menegaskan para pengusaha wanita yang tergabung dalam organisasi Womenprenuer akan digerakan untuk memberikan sentuhan yang nyata untuk menumbuhkan perekonomian Jawa Tengah.
Ketua Umum BPD HIPMI Jateng, Teddy Agung Tirtayadi, mengatakan pihaknya menyarankan supaya Pemprov membuka ruang diskusi dengan para pengusaha wanita.
"Kita harus munculkan hal-hal baru agar dapatkan ide yang fresh untuk dunia usaha Jawa Tengah," ungkap Teddy di sela pengukuhan pengurus Womenprenuer HIPMI Jateng di Gedung Gradhika Bhakti Praja Jalan Pahlawan Semarang, Rabu (4/2/2026).
Lebih lanjut lagi, Teddy juga bilang dirinya mendorong semua anggota Womenprenuer berani membuka langkah dan peluang baru untuk memajukan sejumlah sektor industri.
HIPMI, menurutnya menjadi wadah yang bukan hanya untuk anggota yang sudah siap berusaha, melainkan juga bagi mereka yang memulai berusaha.
Oleh karena itulah, pihaknya mengajak pengusaha wanita supaya lebih berani terutama yang mau berproses menggeluti dunia usaha.
"Harapannya Womenprenuer menjadi tempat belajar agar tangguh dan tahan banting di dunia usaha. Maka ini perlu verkolaborasi dengan semua pihak untuk berkontribusi di bidang ekonomi untuk mengejar target angka pertumbuhan 7 persen," jelasnya.
Ketua Womenprenuer HIPMI Jateng, Noviana Adinda Putri menegaskan kekuatan wanita sebagai penggerak ekonomi tida bisa dipandang sebelah mata.
Ia berjanji akan menjadi wadah memfasilitasi para wanita dan untuk menampung ide ide segar agar ekonomi mikro bisa naik kelas. "Target kita jelas, harus ada sentuhan nyata bagi para pengusaha wanita di Jawa Tengah," paparnya.
"Kami siap dilibatkan, kami mohon restu untuk bersinergi bersama untuk menggerakkan perekonomian," sambungnya.
Retno Margiastuti, Dewan Pembina Womenprenuer HIPMI Jateng berkata kehadiran Womenprenuer jadi gerakan kolektif untuk meningkatkan ekonomi dan pelecut kreativitas dunia usaha.
Ketangguhan, kreativitas dan membangun jejaring sosial jadi kekuatan wanita untuk menciptakan ekosistem bisnis yang berdaya saing.
"Tantangan yang dihadapi tidak ringan. Harus hadapi percepatan digitalisasi dan daya saing global menuntut ketangguhan organisasi wanita. Saya berpesan kepada pengurus untuk menjalankan amanah ini dengan dedikasi," urainya.
Ketua Umum Womenprenuer BPP HIPMI Ayse Melissa Hamid berharap Womenprenuer jadi tempat anggota yang terus bertumbuh.
Selain itu juga menjadi wadah perkembangan dunia usaha yang positif. "Jadikan kepengurusan periode ini jadi kegiatan yang produktif, dengan kegiatan terukur. Ketua HIPMI tidak bisa bekerja sendiri maka perlu disupport bersama. Semoga HIPMI Womenprenuer memiliki daya saing bagi dunia usaha," kata Melissa.
Ketua Panitia Pelaksana Womenprenuer HIPMI Jateng, Diana Richwan mengatakan hari ini bukan sekedar penegasan pelantikan kepengurusan Womenprenuer Jawa Tengah. Tetapi menjadi pembuktian bahwa wanita bukan sekedar pendamping ekonomi. Melainkan wanita juga menjadi penggerak ekonomi sebagai tulang punggung keluarga. "Dan pelecut ekonomi skala besar," pungkasnya.
Editor : Suryo Sukarno