Pesantren Kilat di SMK NU Ungaran, Ajak Pelajar Hindari Kenakalan Remaja Saat Ramadhan
SEMARANG,iNewsPantura.id — Kegiatan Pesantren Kilat Ramadhan di SMK NU Ungaran berbeda dari biasanya. Selain diikuti para siswa kelas X dan XI sebagai bagian dari pembinaan karakter selama bulan suci Ramadhan juga menghadirkan Kapolres Semarang AKBP Ratna Quratul Ainy sebagai narasumber.
Kapolres Semarang memberikan edukasi dan pembinaan kepada para pelajar terkait pentingnya menjaga perilaku serta menghindari berbagai bentuk kenakalan remaja.
Pesantren kilat tahun ini mengangkat tema “Antisipasi Kenakalan Remaja saat Ramadhan dan Hari Raya.”
Melalui kegiatan tersebut, para siswa mendapat pemahaman mengenai berbagai potensi kenakalan remaja yang sering muncul selama bulan Ramadhan, seperti balap liar, penggunaan petasan berbahaya, hingga aktivitas yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.
Kapolres Semarang menekankan bahwa Ramadhan merupakan waktu yang tepat bagi para pelajar untuk meningkatkan keimanan sekaligus mengembangkan potensi diri melalui kegiatan yang positif.
Ia mengajak para siswa untuk memanfaatkan bulan suci ini dengan memperbanyak ibadah, kegiatan bermanfaat, serta menjauhi berbagai bentuk kenakalan remaja.
Menurutnya, generasi muda harus mampu menjadi teladan di lingkungan masing-masing, sekaligus bijak memanfaatkan perkembangan teknologi untuk kegiatan yang produktif.
Kapolres juga menyinggung peluang pengembangan kemampuan di bidang teknologi yang saat ini semakin terbuka bagi pelajar, salah satunya melalui pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) sebagai sarana belajar dan berkreasi.
Ia mencontohkan bahwa sebelumnya beberapa siswa SMK NU Ungaran bersama pelajar dari sekolah lain di Kabupaten Semarang telah mendapatkan pengenalan teknologi AI dari Tim AI ASEAN yang diprakarsai oleh Polres Semarang.
Melalui pemanfaatan teknologi tersebut, Kapolres berharap para pelajar dapat meningkatkan kemampuan, kreativitas, serta mendukung proses belajar mereka. Dengan demikian, generasi muda tidak hanya terhindar dari kenakalan remaja, tetapi juga mampu menjadi generasi yang cerdas, inovatif, dan memiliki daya saing.
Melalui kegiatan Pesantren Kilat Ramadhan ini, diharapkan para pelajar semakin memahami pentingnya menjaga perilaku selama bulan suci hingga Hari Raya, serta mampu memanfaatkan waktu untuk kegiatan yang bermanfaat di bidang keagamaan, pendidikan, maupun pengembangan teknologi.
Editor : Eddie Prayitno