get app
inews
Aa Text
Read Next : Percikan Las Picu Kebakaran Cerobong Raksasa di Jalan Lingkar Kaliwungu

Kemarau Picu 19 Kebakaran Lahan di Kendal, Damkar Ingatkan Bahaya Bakar Sampah

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:25 WIB
header img
Pemadam Kebakaran Kendal memadamkan kebakaran lahan di Kaliwungu. eddie prayitno/iNews

KENDAL,iNewsPantura.id – Musim kemarau yang melanda Kabupaten Kendal mulai memicu peningkatan kasus kebakaran lahan. Sepanjang periode Juni hingga minggu pertama Agustus 2026, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Kendal mencatat 19 kejadian kebakaran lahan dan hutan yang tersebar di sejumlah kecamatan.

Hampir seluruh peristiwa tersebut dipicu oleh aktivitas manusia, terutama pembakaran sampah yang tidak diawasi hingga api merambat ke lahan kering yang dipenuhi rumput dan semak belukar.

Sekretaris Satpol PP dan Damkar Kabupaten Kendal, Iwan Muhtadi, mengatakan musim kemarau membuat vegetasi menjadi sangat mudah terbakar. Sedikit percikan api saja dapat memicu kebakaran yang meluas dalam waktu singkat.

"Selama Juni hingga minggu pertama Agustus sudah terjadi 19 kebakaran lahan dan hutan di wilayah Kendal. Penyebab yang paling dominan adalah pembakaran sampah yang merambat ke lahan kering," ujarnya.

Menurut Iwan, kebakaran lahan menjadi ancaman serius pada musim kemarau karena selain merusak lingkungan, juga dapat mengganggu aktivitas masyarakat akibat asap, mengancam lahan pertanian, bahkan berpotensi merembet ke kawasan permukiman apabila tidak segera ditangani.

Ia menegaskan bahwa sebagian besar kejadian sebenarnya dapat dicegah apabila masyarakat tidak melakukan pembakaran terbuka.

"Jangan menganggap membakar sampah sebagai hal sepele. Dalam kondisi cuaca panas dan angin kencang, api sangat mudah menyebar ke semak atau ilalang kering, sehingga sulit dikendalikan," tegasnya.

Menghadapi kondisi tersebut, Satpol PP dan Damkar Kendal telah meningkatkan kesiapsiagaan dengan menyiagakan personel serta armada pemadam selama 24 jam. Koordinasi dengan BPBD, TNI, Polri, pemerintah desa, hingga relawan juga terus diperkuat agar penanganan kebakaran dapat dilakukan lebih cepat.

Selain mempercepat respons saat terjadi kebakaran, Damkar juga terus melakukan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pencegahan kebakaran selama musim kemarau.

Iwan mengimbau masyarakat untuk tidak membakar sampah, ilalang, maupun membuka lahan dengan cara dibakar. Warga juga diminta tidak membuang puntung rokok sembarangan di area yang dipenuhi rumput kering serta segera melaporkan apabila melihat munculnya titik api.

"Kalau menemukan titik api, sekecil apa pun, segera laporkan kepada petugas. Semakin cepat ditangani, semakin kecil kemungkinan api meluas dan menimbulkan kerugian," katanya.

Ia berharap meningkatnya kewaspadaan masyarakat dapat menekan angka kebakaran lahan selama musim kemarau. Menurutnya, pencegahan merupakan langkah paling efektif dibandingkan penanganan ketika api sudah membesar.

"Keselamatan lingkungan menjadi tanggung jawab bersama. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk lebih peduli dan tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran lahan maupun hutan," pungkasnya.

 

Editor : Eddie Prayitno

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut