Dorong Harmoni Antaragama, UKSW Dirikan CSR-CMR
SEMARANG, iNewsPantura.id - Universitas Kristen Satya Wacana akan menggelar Seminar Internasional sekaligus inaugurasi Center of Excellence – Center for the Study of Religion and Christian-Muslim Relations (CSR-CMR), Kamis, 16 April 2026. Kegiatan ini berlangsung mulai pukul 09.00 WIB di Kampus UKSW, Jalan Diponegoro, Salatiga.
Acara tersebut dirangkai dengan Inspire 2026 (International Symposium on Peace, Integrity, and Responsiveness of Ecotheology), yang menghadirkan para akademisi dan tokoh lintas agama dari dalam dan luar negeri.
Kepala CSR-CMR, Sumanto Al Qurtuby, menjelaskan bahwa CSR-CMR bukan sekadar pusat studi biasa. Sebagai Center of Excellence, lembaga ini dirancang tidak hanya berfokus pada riset, tetapi juga mengembangkan program akademik yang lebih luas, termasuk peluang pembukaan program diploma hingga doktoral di bidang relasi Kristen-Muslim.
Menurutnya, pemilihan fokus Christian-Muslim Relations didasarkan pada pentingnya relasi dua kelompk agama terbesar di dunia, termasuk di Indonesia. Di lingkungan UKSW sendiri, mahasiswa Muslim mencapai lebih dari 30 persen dari total mahasiswa.
“Interaksi antaragama selama ini sudah berjalan, namun belum tentu disertai pemahaman mendalam. Kami ingin melampaui sekadar toleransi menuju deep pluralist religion, yaitu saling memahami nilai dan keyakinan secara lebih mendalam,” ujarnya.
Seminar internasional ini akan menghadirkan sejumlah pembicara, antara lain Richard McCallum, Willi Toisuta, Fatimah Husein, serta Samsul Ma’arif.
Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama UKSW dengan Kementerian Agama Republik Indonesia, khususnya melalui Pusat Kerukunan Umat Beragama.
Melalui peresmian CSR-CMR, UKSW menegaskan komitmennya dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), terutama poin ke-16 tentang perdamaian dan keadilan, serta poin ke-17 tentang kemitraan. Program ini juga sejalan dengan upaya memperkuat harmoni sosial dan toleransi antarumat beragama di Indonesia.
Sebagai perguruan tinggi swasta terakreditasi unggul yang berdiri sejak 1956, UKSW dikenal sebagai “Kampus Indonesia Mini” karena keberagaman mahasiswanya. Dengan kehadiran CSR-CMR, UKSW berharap dapat menjadi ruang pembelajaran bersama untuk memperkuat relasi antaragama, baik di tingkat lokal, nasional, maupun global.
Editor : Suryo Sukarno