get app
inews
Aa Text
Read Next : Waspada Pinjol Ilegal, Bupati Purworejo Minta Warga Cek Legalitas

Dari Kampus ke Layanan Nyata, 19 Mahasiswa Ners UKSW Jalani Prosesi Sakral

Kamis, 16 April 2026 | 09:35 WIB
header img
Prosesi Capping & Pinning mahasiswa Profesi Ners Universitas Kristen Satya Wacana di Grha Kartini, sebagai simbol kesiapan calon perawat terjun ke dunia layanan kesehatan. Foto : iNewsPantura.id/ Lurisa Lulu

SALATIGA ,iNewsPantura.id – Sebanyak 19 mahasiswa Program Studi Profesi Ners Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) mengikuti Capping & Pinning Ceremony Angkatan II di Grha Kartini, Jumat (10/4/2026) sore.

Prosesi berlangsung khidmat. Para mahasiswa memasuki ruangan dengan membawa lilin sebagai simbol keteguhan dan keberanian perawat dalam menghadirkan harapan bagi pasien.
Puncak acara ditandai dengan pemasangan cap oleh Ketua Program Studi Profesi Ners FIK, Venti Agustina. Sementara penyematan pin dilakukan oleh Wakil Rektor Bidang Pengajaran, Akademik, dan Kemahasiswaan (WR PAK) Ferdy Semuel Rondonuwu, Dekan FIK Ferry Fredy Karwur, serta Pendeta Kampus Ferry Nahusona.
Usai prosesi, para mahasiswa mengucapkan janji profesi “Janji Florence” sebagai bentuk komitmen moral dalam memberikan pelayanan kesehatan yang profesional, beretika, dan penuh empati.
Salah satu peserta, Sintia Kolong, mengaku momen tersebut sangat berkesan dan sarat makna.
“Ini bukan sekadar seremoni. Cap melambangkan komitmen menjaga kehormatan profesi, sementara lilin menjadi pengingat agar selalu menjadi cahaya bagi pasien tanpa membedakan latar belakang, seperti yang diajarkan Florence Nightingale,” ujarnya.
Dalam sambutannya, Ferdy Semuel Rondonuwu menyampaikan rasa bangga dan berharap para mahasiswa dapat menyerap pengalaman selama masa praktik.
“Kalian adalah wajah UKSW. Semoga Tuhan menyertai dan kalian bisa kembali ke fakultas secara formal,” katanya.
Sementara itu, Dekan FIK Ferry Fredy Karwur menekankan pentingnya kedisiplinan dan semangat melayani dalam profesi perawat.
“Menjadi perawat profesi harus disiplin dan melayani. Semoga selalu dikuatkan dalam perjalanan belajar,” ujarnya.
Ketua Program Studi Profesi Ners, Venti Agustina, menjelaskan mahasiswa akan menjalani praktik selama satu tahun di sejumlah fasilitas kesehatan di Salatiga, seperti RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmodjo, Panti Wredha Salib Putih, Wisma Lansia Maria Martha, serta enam puskesmas.
“Pengalaman ini menjadi bekal utama sebelum mengikuti uji kompetensi. Setelah lulus, mereka berhak menyandang gelar Ners dan siap terjun sebagai tenaga kesehatan profesional,” jelasnya.
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen UKSW dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin pendidikan berkualitas dan kemitraan. Selain itu, UKSW sebagai perguruan tinggi swasta terakreditasi unggul terus berupaya mencetak lulusan yang berdaya saing dan berintegritas.

Editor : Suryo Sukarno

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut