get app
inews
Aa Text
Read Next : Investasi Jateng Tembus Rp23 Triliun, BI dan Pemprov Dorong UMKM Go Global

UMKM Furnitur Jateng Didorong Ekspansi Pasar Melalui CJFACE 2026

Minggu, 14 Juni 2026 | 13:39 WIB
header img
BI Jawa Tengah menggelar CJFACE 2026 untuk memperluas pasar UMKM furnitur. Target transaksi Rp5 miliar dan dorong ekspansi hingga pasar global. (Foto : iNewsPantura.id/ Wisnu W).

SEMARANG, iNewsPantura.id  – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Jawa Tengah terus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui penguatan sektor manufaktur, khususnya industri furnitur dan ukir. Upaya tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Central Java Furniture and Carving Expo (CJFACE) 2026 yang digelar di Atrium DP Mall Semarang pada 13–16 Juni 2026.

Kepala KPw BI Jawa Tengah, Noor Nugroho, mengatakan sektor furnitur dipilih karena memiliki peran strategis dalam perekonomian Jawa Tengah. Selain menjadi bagian penting dari sektor manufaktur, industri ini juga didominasi pelaku UMKM yang mampu menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar.

“Furniture kami pilih karena merupakan bagian dari industri manufaktur yang menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah. Selain itu, banyak pelakunya merupakan UMKM sehingga mampu menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar dan menjadi jembatan untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif,” ujar Noor saat pembukaan CJFACE 2026, Sabtu (13/6).

Pameran tersebut diikuti 18 peserta dari sektor furnitur dan ukir, serta melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Kadin, Pemerintah Kabupaten Jepara, Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), hingga Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI).

Menurut Noor, CJFACE diharapkan menjadi wadah pertemuan antara produsen dan calon pembeli sehingga mampu menciptakan transaksi yang lebih besar serta membuka peluang pasar baru bagi pelaku usaha.

Bank Indonesia menargetkan nilai transaksi dalam penyelenggaraan perdana CJFACE mencapai Rp5 miliar. Selain memperluas akses pasar, kegiatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan akses pembiayaan bagi pelaku industri furnitur.

“Karena ini merupakan penyelenggaraan pertama, kami berharap hasilnya baik sehingga dapat dilanjutkan pada kegiatan di tahun mendatang,” tambahnya.

Jepara Dorong Inovasi dan Ekspansi Pasar Global

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Jepara menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat daya saing industri furnitur melalui inovasi, pengembangan desain, dan perluasan pasar ekspor.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jepara, Anjar Jambore Widodo, mengatakan industri furnitur masih menjadi sektor industri terbesar di Jepara. Saat ini terdapat 892 perusahaan furnitur aktif dengan nilai investasi mencapai lebih dari Rp117 triliun.

“Furnitur adalah kebanggaan Jepara karena telah dipasarkan ke berbagai penjuru dunia oleh ratusan eksportir. Industri ini memiliki reputasi yang tinggi di pasar internasional dan menjadi identitas kuat Kabupaten Jepara,” kata Anjar.

Menurutnya, persaingan industri furnitur saat ini tidak hanya ditentukan oleh harga dan kapasitas produksi, tetapi juga kreativitas, desain, inovasi, keberlanjutan, penguasaan teknologi, serta kemampuan membaca tren pasar global.

Karena itu, pelaku industri furnitur Jepara didorong untuk terus memperkuat karakter dan identitas produknya agar mampu bersaing di pasar internasional.

“Jangan sampai Jepara hanya dikenal sebagai pusat ukiran, tetapi harus menjadi pusat kreativitas dan inovasi furnitur yang diperhitungkan dunia,” tegasnya.

Anjar menambahkan, sektor furnitur turut berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi Jepara yang pada 2025 mencapai sekitar 5,41 persen, meningkat dibanding tahun sebelumnya. Sementara itu, PDRB per kapita Kabupaten Jepara tercatat sebesar Rp33,93 juta.

Melalui CJFACE 2026, sinergi antara Bank Indonesia, pemerintah daerah, dan pelaku industri diharapkan mampu memperkuat ekosistem furnitur Jawa Tengah sekaligus meningkatkan daya saing produk lokal di pasar global.

Editor : Suryo Sukarno

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut