get app
inews
Aa Text
Read Next : Dikepung Material Tanah dan Rumpun Bambu Besar, Jalur TPA Bojonglarang Sempat Lumpuh

Lawan TBC, Polres Pekalongan Gelar Tracing Masif dan Edukasi Kesehatan

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:52 WIB
header img
Petugas gabungan dari Polres Pekalongan, puskesmas, dan kader kesehatan melakukan tracing serta pemeriksaan kontak erat pasien TBC di sejumlah wilayah Kabupaten Pekalongan. (Foto : iNewsPantura.id/ Suryo S).

PEKALONGAN, iNewsPantura.id – Polres Pekalongan menunjukkan peran aktif dalam upaya pencegahan penyebaran Tuberkulosis (TBC) dengan menggelar tracing atau pelacakan kontak erat secara masif di 15 kecamatan. Dalam empat hari pelaksanaan, sebanyak 217 warga yang memiliki kontak erat dengan pasien TBC berhasil diperiksa untuk mendeteksi potensi penularan sejak dini.

Kegiatan kemanusiaan yang berlangsung sejak 9 hingga 12 Juni 2026 itu melibatkan Sat Binmas Polres Pekalongan, jajaran Polsek, tim Dokkes, puskesmas, hingga kader kesehatan di seluruh wilayah Kabupaten Pekalongan.

Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf melalui Kasat Binmas AKP Imam Aziz Rachman mengatakan, langkah tersebut merupakan bentuk sinergi lintas sektor untuk mendukung program pengendalian penyakit menular sekaligus melindungi masyarakat dari risiko penyebaran TBC yang lebih luas.

"Kegiatan ini merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat. Kami tidak hanya fokus menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga berupaya membantu memutus rantai penularan penyakit menular melalui pelacakan kontak erat pasien TBC," ujarnya. 

Berdasarkan hasil pendataan, tim gabungan menemukan 47 warga yang terkonfirmasi menderita TBC di 15 kecamatan. Dari data tersebut, petugas kemudian melakukan tracing terhadap anggota keluarga maupun warga yang memiliki interaksi erat dengan pasien.
Hasilnya, sebanyak 217 orang menjalani pemeriksaan melalui pengambilan sampel dahak untuk dilakukan Tes Cepat Molekuler (TCM), guna mengetahui kemungkinan adanya penularan penyakit.

Selain melakukan pemeriksaan kesehatan, petugas juga memberikan edukasi langsung kepada keluarga pasien mengenai pentingnya penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), menjaga sirkulasi udara rumah, serta pentingnya menyelesaikan pengobatan hingga tuntas.

Menurut AKP Imam Aziz, keterlibatan Bhabinkamtibmas dalam kegiatan tersebut tidak hanya membantu proses pendataan dan pemeriksaan, tetapi juga memberikan pendampingan sosial agar pasien dan keluarga tidak mengalami stigma negatif di lingkungan sekitar.

"Anggota kami memberikan edukasi sekaligus dukungan kepada keluarga pasien agar tetap semangat menjalani pengobatan. Kami juga berkoordinasi dengan puskesmas untuk memastikan pasien disiplin mengonsumsi obat hingga dinyatakan sembuh," jelasnya.

Program tracing ini menjadi bagian dari upaya memperkuat deteksi dini kasus TBC di masyarakat. Dengan penanganan cepat dan kolaborasi berbagai pihak, diharapkan angka penularan dapat ditekan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemeriksaan dan pengobatan TBC secara tuntas.

Polres Pekalongan berharap pendekatan humanis dalam kegiatan kesehatan masyarakat tersebut semakin mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat, sekaligus mendukung terciptanya lingkungan yang sehat dan kondusif di Kabupaten Pekalongan.

Editor : Suryo Sukarno

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut