Membuka Peluang Usaha, Kelompok Wanita Tani Diajarkan Olah Makanan Sehat dan Bergizi
CILACAP,iNewsPantura.id – Sebanyak 40 emak-emak anggota Kelompok Wanita Tani (KWT) Desa Wlahar Kecamatan Adipala Kabupaten Cilacap dilatih untuk mengolah makanan yang sehat dan bergizi.
Pelatihan ini langkah nyata dalam membuka peluang usaha baru berbasis pangan sehat sekaligus memperkuat ketahanan pangan masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.
Ketua Kelompok Blamba Mandiri, Siti Badriah, menyampaikan apresiasi atas pelatihan yang diberikan PLTU Adipala. Ia menilai kegiatan tersebut memberikan wawasan baru bagi anggota KWT dalam mengembangkan usaha berbasis pangan sehat.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat karena menambah ilmu dan wawasan kami, terutama terkait standar gizi untuk balita dan lansia. Harapannya ke depan akan ada inovasi baru yang bisa dikembangkan sehingga KWT semakin maju dan mampu mendukung kebutuhan gizi masyarakat,” katanya.
Sementara Kepala Desa Wlahar, Samin mengatakan pelatihan ini diharapkan bisa meningkatkan kapasitas masyarakat melalui program pemberdayaan.
“Kami berterima kasih kepada PLTU Adipala atas kegiatan ini. Pelatihan katering sehat sangat bermanfaat untuk meningkatkan kemampuan dan semangat anggota KWT. Harapannya program ini dapat terus berlanjut sehingga potensi masyarakat Desa Wlahar semakin berkembang,” ungkapnya.
Pelatihan catering sehat bagi KWT Desa Wlahar ini merupakan program Corporate Social Responsibility (CSR) dan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), PLTU Adipala .
Dalam pelatihan tersebut, peserta mendapatkan berbagai pembekalan mulai dari standar gizi katering sehat, keamanan pangan olahan siap saji, hingga strategi pengolahan makanan yang memenuhi kebutuhan gizi masyarakat.
Materi yang diberikan menekankan konsep gizi seimbang melalui prinsip “Isi Piringku”, dengan komposisi 50 persen sayur dan buah, 25 persen protein, serta 25 persen karbohidrat. Peserta juga dibekali pemahaman mengenai pembatasan gula, garam, dan lemak, pemilihan bahan pangan berkualitas, serta teknik memasak sehat seperti mengukus, merebus, dan memanggang.
Selain aspek gizi, peserta juga diberikan pemahaman tentang 5 Kunci Keamanan Pangan Olahan Siap Saji (POSS), mulai dari pemilihan bahan baku yang aman, proses pengolahan yang higienis, penyajian yang tepat, hingga menjaga kebersihan dapur dan lingkungan usaha.
Melalui pelatihan ini, anggota KWT diharapkan mampu menghasilkan produk katering yang tidak hanya memiliki nilai ekonomi, tetapi juga aman, bergizi, dan mampu memenuhi kebutuhan pangan sehat masyarakat, khususnya bagi kelompok rentan seperti balita dan lansia.
Officer CSR, Humas, dan Keamanan UBP Adipala, Jofan NF Sanyoto mengatakan, program ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk tumbuh bersama masyarakat sekitar.
“PLTU Adipala tidak hanya berfokus pada penyediaan listrik, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk mendukung pemberdayaan masyarakat. Melalui pelatihan katering sehat ini, kami ingin mendorong peningkatan ekonomi KWT sekaligus menghadirkan pilihan makanan yang mendukung pola hidup sehat,” ujar Jofan.
Menurutnya, Desa Wlahar diharapkan dapat menjadi salah satu contoh pengembangan katering sehat berbasis masyarakat yang mampu menggabungkan aspek kesehatan dan peningkatan ekonomi warga.
Editor : Eddie Prayitno