get app
inews
Aa Text
Read Next : Deklarasi Damai Pelajar Kudus, Pemkab dan Forkopimda Bersatu Cegah Kekerasan

TPA Tanjungrejo Overload Bertahun-tahun, Pemkab Kudus Siapkan Perluasan Lahan Atasi Krisis Sampah

Kamis, 02 Juli 2026 | 18:58 WIB
header img
Bupati Kudus Sam'ani Intakoris memimpin rapat koordinasi perluasan lahan TPA/TPST Tanjungrejo. Siapkan solusi jangka panjang. (Foto : iNewsPantura.id/ Nur Ch).

KUDUS, iNewsPantura.id – Pemerintah Kabupaten Kudus mempercepat langkah penanganan persoalan sampah dengan mematangkan rencana pengadaan sekaligus perluasan lahan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA)/Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Tanjungrejo. Langkah ini menjadi bagian dari solusi jangka panjang menyusul kondisi TPA Tanjungrejo yang telah mengalami kelebihan kapasitas (overload), sehingga membutuhkan penanganan secara menyeluruh.

Bupati Kudus Sam'ani Intakoris memimpin langsung rapat koordinasi pengadaan dan perluasan lahan TPA/TPST Tanjungrejo di Pendapa Belakang Kabupaten Kudus, Kamis (2/7/2026). Rapat dihadiri perangkat daerah terkait guna membahas kebutuhan penyediaan lahan, arah pengelolaan sampah ke depan, hingga percepatan penanganan TPA yang daya tampungnya semakin terbatas.

Kondisi TPA Tanjungrejo memang semakin mendesak untuk dibenahi. Dengan luas sekitar 5,25 hektare, TPA tersebut telah mengalami overload akibat meningkatnya volume sampah harian, keterbatasan lahan, minimnya alat berat, serta terbatasnya tenaga pengurai. Pada periode tertentu, timbunan sampah yang masuk bahkan mencapai sekitar 200 ton per hari.

Sam'ani menegaskan bahwa persoalan sampah tidak bisa lagi ditangani dengan pendekatan konvensional. Pemerintah daerah harus menyiapkan infrastruktur yang memadai sekaligus membangun sistem pengelolaan sampah yang modern, efektif, dan berkelanjutan.

"Persoalan sampah harus ditangani secara serius dan berkelanjutan. Karena itu, kami mematangkan rencana pengadaan serta perluasan lahan TPA/TPST Tanjungrejo agar pengelolaan sampah di Kabupaten Kudus semakin baik, memenuhi kaidah lingkungan, dan mampu melayani kebutuhan masyarakat dalam jangka panjang," ujarnya.

Menurutnya, perluasan lahan menjadi prasyarat penting agar pengelolaan residu dapat dilakukan menggunakan sistem sanitary landfill, sehingga mampu mengurangi dampak pencemaran lingkungan sekaligus meningkatkan kualitas pengelolaan sampah di Kabupaten Kudus.

Selain memperluas TPA, Pemkab Kudus juga terus mendorong pengembangan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST), memperkuat pengolahan sampah berbasis teknologi, serta membuka peluang kolaborasi dengan pemerintah pusat maupun sektor swasta.

"Kami membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak. Pemerintah pusat, dunia usaha, maupun investor memiliki peran penting dalam menghadirkan sistem pengelolaan sampah yang modern dan berkelanjutan. Namun, pemerintah daerah tetap harus menyiapkan lahan sebagai bentuk komitmen dalam menyelesaikan persoalan sampah," lanjutnya.

Di sisi lain, Pemkab Kudus juga terus menguatkan upaya pengurangan sampah dari sumbernya melalui edukasi kepada masyarakat, penguatan budaya memilah sampah, serta optimalisasi pengelolaan sampah berbasis lingkungan.

Melalui langkah tersebut, Pemerintah Kabupaten Kudus menargetkan terbangunnya sistem pengelolaan sampah yang tidak hanya mampu mengatasi kondisi overload TPA Tanjungrejo, tetapi juga mewujudkan tata kelola persampahan yang lebih modern, ramah lingkungan, dan berkelanjutan demi terciptanya Kabupaten Kudus yang bersih, sehat, dan nyaman bagi masyarakat.

Editor : Suryo Sukarno

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut