get app
inews
Aa Text
Read Next : Mendag Pastikan Pasokan Bapok Aman, Harga Sejumlah Komoditas di Banyumas Mulai Stabil

Banyumas Bersiap Miliki Sekolah Nasional Terintegrasi, Pembangunan Ditargetkan Mulai Oktober

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 13:20 WIB
header img
Wamen Pendiidkan berdialog dengan calon peserta didik di SMKN 1 Kalibagor. (Foto: Istimewa).

BANYUMAS, iNewsPantura.id - Kabupaten Banyumas bersiap menjadi salah satu daerah percontohan pengembangan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT).

Pemerintah menargetkan pembangunan sekolah unggulan tersebut dimulai pada Oktober 2026 sebagai bagian dari upaya memperluas akses pendidikan bermutu dan mencetak generasi unggul Indonesia.

Target tersebut disampaikan Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Fajar Riza Ul Haq, saat meninjau calon lokasi pembangunan SNT sekaligus berdialog dengan calon peserta didik di SMKN 1 Kalibagor, Jumat.

Menurut Fajar, lahan seluas sekitar 20 hektare yang sebelumnya difungsikan sebagai bumi perkemahan telah memenuhi persyaratan untuk pembangunan sekolah. Pemerintah menargetkan SNT dapat mulai beroperasi pada tahun ajaran berikutnya.

"Tahun ini pemerintah menargetkan pembangunan 37 Sekolah Nasional Terintegrasi. Untuk Jawa Tengah hanya ada dua lokasi, yakni Banyumas dan Jepara. Kami berharap pembangunan di Banyumas bisa dimulai Oktober," ujarnya.

Program tersebut merupakan implementasi Instruksi Presiden Nomor 10 Tahun 2026 yang mendorong pemerataan pendidikan berkualitas di berbagai daerah. Namun, Fajar menegaskan kehadiran SNT bukan untuk menciptakan sekolah eksklusif, melainkan menjadi pusat pengembangan mutu pendidikan.

SNT dirancang dengan konsep satu atap yang mengintegrasikan jenjang SMP dan SMA. Selain memberikan pembelajaran berkelanjutan bagi peserta didik, sekolah ini juga diproyeksikan menjadi laboratorium pendidikan yang dapat dimanfaatkan sekolah lain melalui berbagi inovasi, fasilitas, dan praktik pembelajaran terbaik.

"Kami tidak ingin SNT menjadi sekolah yang eksklusif. Justru sekolah ini harus menjadi pusat mutu pendidikan yang manfaatnya dapat dirasakan oleh sekolah-sekolah lain," tegasnya.

Optimisme terhadap pengembangan SNT di Banyumas semakin menguat setelah hasil sementara seleksi nasional menunjukkan capaian membanggakan. Calon peserta didik asal Banyumas menempati peringkat kedua nasional untuk jenjang SMP dan peringkat pertama nasional pada jenjang SMA.

Fajar menilai hasil tersebut mencerminkan kualitas sumber daya manusia di Banyumas yang terus berkembang. Ia mengaku terkesan dengan kemampuan para peserta yang dinilai memiliki kepercayaan diri, kemampuan komunikasi, serta daya kritis yang baik. Seleksi SNT sendiri diperuntukkan bagi siswa yang memiliki prestasi akademik maupun nonakademik.

Antusiasme masyarakat terhadap program ini juga cukup tinggi. Salah seorang orang tua calon siswa, Dian Anggarini, mengaku tertarik mendaftarkan putrinya karena melihat konsep pendidikan yang ditawarkan memadukan kualitas pembelajaran dengan dukungan fasilitas modern.

Putrinya yang saat ini bersekolah di SMP Negeri 5 Purwokerto telah mengikuti seluruh tahapan seleksi, mulai dari pendaftaran daring, tes bakat skolastik, hingga audiensi bersama Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah.

"Hasil seleksi akan diumumkan pada 3 Agustus 2026. Peserta yang lolos dijadwalkan mengikuti masa pengenalan lingkungan sekolah pada 10 Agustus," katanya.

Dengan dimulainya pembangunan tahun ini, Banyumas diharapkan menjadi salah satu pusat pengembangan pendidikan nasional. Kehadiran Sekolah Nasional Terintegrasi tidak hanya ditujukan mencetak lulusan berprestasi, tetapi juga menjadi penggerak peningkatan kualitas pendidikan yang dapat memberikan dampak bagi sekolah-sekolah lain di Jawa Tengah maupun Indonesia.

Editor : Eddie Prayitno

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut