get app
inews
Aa Text
Read Next : Lantik 30 Pejabat Walikota Salatiga Tekankan Jabatan Adalah Amanah Melayani Masyarakat

Pemkab Kendal Bangun Lintasan Drag Bike Permanen, Cegah Balap Liar di Jalanan

Minggu, 02 Agustus 2026 | 17:23 WIB
header img
Kejurda Merdeka Drag Bike 2026 di Jalan Mataram Tembus Patebon, Minggu (2/8/2026). dokumen

KENDAL,iNewsPantura.id  – Pemerintah Kabupaten Kendal berencana membangun lintasan permanen drag bike sebagai pusat pembinaan atlet otomotif sekaligus upaya menekan maraknya balap liar di jalan raya. Rencana tersebut disampaikan Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari saat membuka Kejurda Merdeka Drag Bike 2026 di Jalan Mataram Tembus Patebon, Minggu (2/8/2026).

Kejuaraan yang diikuti sekitar 650 starter dari berbagai daerah di Jawa Tengah itu menjadi ajang pencarian bibit pembalap sekaligus menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap olahraga otomotif.

Menurut Bupati Dyah Kartika Permanasari, generasi muda membutuhkan ruang yang aman dan legal untuk mengembangkan kemampuan balap. Karena itu, pemerintah daerah berkomitmen menghadirkan fasilitas yang mampu mendukung pembinaan atlet sekaligus mengurangi aksi balap liar.

"Kami ingin anak-anak muda memiliki ruang untuk menyalurkan hobi dan bakatnya secara positif. Dengan adanya kejuaraan resmi, balap liar yang selama ini meresahkan masyarakat diharapkan bisa berkurang," ujar Dyah.

Sebagai langkah nyata, Pemkab Kendal melalui Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) telah menyiapkan anggaran pengaspalan kawasan Stadion Utama Kebondalem.

Dyah mengungkapkan, Detail Engineering Design (DED) pembangunan telah rampung dan proyek tersebut segera memasuki proses tender.

Apabila pembangunan berjalan sesuai rencana, kawasan stadion tidak hanya menjadi tempat latihan atlet otomotif, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai lokasi penyelenggaraan berbagai kejuaraan drag bike tanpa harus menggunakan jalan umum.

Ia mengakui rencana pembangunan lintasan permanen sebenarnya sudah disusun sejak awal masa kepemimpinannya. Namun, pelaksanaannya sempat tertunda akibat penyesuaian prioritas pembangunan dan efisiensi anggaran daerah.

Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kabupaten Kendal, Hasyim Tri Joko, mengatakan Kejurda Merdeka Drag Bike 2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga bagian dari pembinaan olahraga otomotif.

Kejuaraan tersebut mempertandingkan berbagai kelas dengan total hadiah sekitar Rp90 juta dan diikuti peserta dari sejumlah daerah di Jawa Tengah.

"Target kami bukan hanya mencari pembalap, tetapi juga melahirkan mekanik berkualitas yang mampu mengembangkan dunia otomotif Kendal. Kami optimistis kelas GTX bisa menjadi andalan untuk meraih medali pada Porprov Jawa Tengah 2026," katanya.

Selain melahirkan atlet berprestasi, penyelenggaraan Kejurda Merdeka Drag Bike juga membawa dampak positif bagi perekonomian masyarakat.

Kehadiran ratusan pembalap, kru, dan penonton membuat aktivitas pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sekitar lokasi perlombaan ikut meningkat, mulai dari sektor kuliner hingga perdagangan.

Dengan pembangunan lintasan permanen yang tengah dipersiapkan, Pemerintah Kabupaten Kendal berharap olahraga otomotif tidak hanya menjadi sarana meraih prestasi, tetapi juga mampu menciptakan lingkungan balap yang aman, meningkatkan ekonomi daerah, dan menjadikan Kendal sebagai salah satu pusat olahraga otomotif di Jawa Tengah.

Editor : Eddie Prayitno

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut