get app
inews
Aa Text
Read Next : Tangis Haru Warnai Kepulangan Jemaah Haji Purworejo, Kloter 26 Tutup Rangkaian Haji 2026

Anak Purworejo Sampaikan Gagasan Pembangunan Lewat Rembugan Bocah

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:10 WIB
header img
Pelajar memberikan masukan dan usulan dalam Rembugan Bocah Purworejo 2026. dokumen

PURWOREJO,iNewsPantura.id – Rembugan Bocah Purworejo 2026 menjadi momentum penting bagi anak-anak untuk menyampaikan aspirasi, gagasan, dan harapan mereka terhadap pembangunan daerah.

Kegiatan yang digelar Pemerintah Kabupaten Purworejo melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPPPAPMD) bersama Forum Komunikasi Anak Kabupaten Purworejo (Forkare) ini menjadi puncak peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 Tahun 2026 di Pendopo Agung Kabupaten Purworejo.

Mengusung tema "Bangun Ketahanan Mental Anak, Wujudkan Generasi Tangguh dan Berdaya", Rembugan Bocah diikuti sekitar 300 peserta yang merupakan perwakilan dari 65 SMP/MTs dan SMA/SMK/MA se-Kabupaten Purworejo. Forum tersebut dirancang sebagai ruang partisipasi bermakna bagi anak untuk menyampaikan pandangan mereka secara langsung kepada pemerintah.

Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Rita Purnama, S.STP., M.M., mengatakan Rembugan Bocah merupakan bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam mendengarkan suara anak sekaligus melibatkan mereka dalam proses pembangunan.

"Rembugan Bocah ini adalah ruang bagi anak-anak untuk menyampaikan gagasan, harapan, serta berbagai hal yang kalian rasakan. Pemerintah ingin memastikan suara anak menjadi bagian dari pembangunan di Kabupaten Purworejo," ujarnya saat membuka kegiatan.

Menurut Rita, keterlibatan anak dalam penyusunan maupun pelaksanaan program daerah menjadi salah satu langkah penting untuk mewujudkan Kabupaten Layak Anak. Ia mengungkapkan, hingga kini Purworejo masih berstatus Pratama dalam penilaian Kabupaten Layak Anak (KLA), sehingga seluruh perangkat daerah diharapkan semakin aktif menghadirkan program yang ramah anak.

"Kami berharap setiap perangkat daerah dapat melibatkan perspektif anak dalam setiap program yang disusun sehingga kualitas Kabupaten Layak Anak di Purworejo terus meningkat," katanya.

Dalam forum tersebut, peserta juga mendapatkan materi dari Manajer Program Pawirosastro Foundation, Mastri Imammusadin, mengenai pentingnya partisipasi anak dalam pembangunan daerah. Ia menegaskan bahwa suara anak merupakan investasi strategis bagi masa depan Purworejo.

Menurutnya, dengan jumlah populasi anak yang hampir mencapai 30 persen dari total penduduk, keterlibatan mereka dalam proses pembangunan akan melahirkan kebijakan yang lebih inklusif serta mendukung tumbuh kembang generasi muda secara optimal.

Puncak kegiatan ditandai dengan penandatanganan Berita Acara Deklarasi Suara Anak Kabupaten Purworejo. Deklarasi tersebut menjadi simbol komitmen pemerintah daerah untuk mengakomodasi aspirasi anak sebagai bahan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan.

Melalui Rembugan Bocah 2026, Pemerintah Kabupaten Purworejo menegaskan bahwa anak bukan sekadar penerima manfaat pembangunan, tetapi juga mitra strategis yang memiliki hak untuk didengar. Forum ini diharapkan mampu memperkuat perlindungan dan pemenuhan hak anak sekaligus menyiapkan generasi Purworejo yang tangguh, kreatif, dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045.

Editor : Eddie Prayitno

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut