Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Disdukcapil Kendal Kejar Perekaman KTP-el Pelajar, Usia 16 Tahun Sudah Bisa
Advertisement . Scroll to see content

Pedagang Pasar Sokaraja Ingin Dagangan Tak Hanya Laku di Lapak

Sabtu, 19 September 2026 | 12:50 WIB
  • author Saladin Ayyubi
Pedagang Pasar Sokaraja Ingin Dagangan Tak Hanya Laku di Lapak
Suasana UMKM pasar tradisional di Sokaraja Kabupaten Banyumas. Saladin ayubi/iNews

BANYUMAS,iNewsPantura.id – Bagi pedagang kecil, ramainya pasar bukan sekadar banyaknya pengunjung. Di balik lapak yang dibuka sejak pagi, ada kebutuhan untuk menjaga perputaran modal sekaligus memenuhi kebutuhan keluarga.

Harapan agar pasar kembali ramai mengemuka saat Festival Pasar Rakyat digelar di Pasar Sokaraja, Banyumas, Sabtu (19/9/2026). Kegiatan yang berlangsung hingga Minggu (20/9/2026) itu menjadi ruang bagi pedagang dan pelaku UMKM memperkenalkan kembali produk mereka kepada masyarakat.

Salah seorang pedagang, Iin, menyambut positif kegiatan tersebut. Namun, ia berharap festival tidak berhenti pada kegiatan sesaat. Pasar tradisional, menurut dia, perlu terus didorong agar kembali menjadi pilihan masyarakat untuk berbelanja.

“Senang sekali dengan adanya kegiatan ini. Harapannya pasar tradisional bisa kembali ramai seperti dulu, bahkan bisa lebih maju dan berkembang lagi,” ujar Iin.

Menurutnya, perubahan kebiasaan masyarakat yang semakin terbiasa berbelanja melalui platform digital menjadi tantangan tersendiri bagi pedagang pasar. Karena itu, pedagang tradisional juga perlu diberi kesempatan untuk mengikuti perkembangan teknologi.

Ia berharap pengenalan transaksi digital melalui QRIS maupun pemasaran melalui GrabMart tidak berhenti sebagai bagian dari festival, tetapi benar-benar bisa digunakan pedagang untuk memperluas jangkauan penjualan.

“Harapan kami ke depan, pedagang dan pasar tradisional juga bisa ikut berjualan secara online dan memanfaatkan teknologi digital agar penjualannya semakin meluas,” katanya.

Festival Pasar Rakyat Sokaraja menghadirkan sejumlah program yang berkaitan dengan aktivitas perdagangan. Di antaranya peluncuran QRIS bekerja sama dengan Bank Jateng, penjualan melalui GrabMart, serta peluncuran Koperasi Pasar Rakyat dan Unit Pengumpul Zakat Pasar Rakyat Sokaraja.

Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono mengatakan, pasar rakyat memiliki fungsi lebih luas dibanding sekadar tempat transaksi. Pasar menjadi sumber penghidupan bagi pedagang sekaligus ruang bagi UMKM untuk mengembangkan usahanya.

Karena itu, ia mendorong Pasar Sokaraja tidak hanya ramai ketika festival berlangsung. Kenyamanan, kebersihan, dan kemudahan akses perlu menjadi bagian dari upaya menjaga keberlangsungan pasar.

Sadewo juga mendorong keterlibatan generasi muda serta petani lokal dalam memasok kebutuhan pasar. Dengan begitu, perputaran ekonomi tidak hanya terjadi antara pedagang dan pembeli, tetapi juga melibatkan lebih banyak pelaku usaha di Banyumas.

Salah satu model yang dicontohkan adalah kelompok Etalase Pertanian yang telah membuka gerai di Pasar Ajibarang.

Bagi pedagang kecil, perubahan pola konsumsi masyarakat membuat persaingan tidak lagi berlangsung hanya di antara sesama pedagang pasar. Pasar tradisional juga harus berhadapan dengan kemudahan belanja melalui platform digital.

Karena itu, digitalisasi diharapkan tidak sebatas mempermudah pembayaran. Bagi pedagang, teknologi juga perlu membuka akses terhadap konsumen yang lebih luas, membantu mengenalkan produk, dan menciptakan peluang penjualan baru.

Festival Pasar Rakyat Sokaraja menjadi salah satu upaya mempertemukan kembali pasar tradisional dengan perubahan kebiasaan konsumen. Tantangannya kini adalah memastikan geliat tersebut tidak berhenti ketika festival berakhir, tetapi berlanjut dalam aktivitas perdagangan sehari-hari.

Editor: Eddie Prayitno

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut