2 Pelajar Tewas dalam Kecelakaan Motor di Jalan Tembus Patebon Kendal
KENDAL,iNewsPantura.id – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua sepeda motor terjadi di Jalan Mataram, jalur tembus Desa Kebonharjo, Kecamatan Patebon, Kabupaten Kendal, Jumat (21/8/2026) sekitar pukul 13.00 WIB. Kecelakaan tersebut mengakibatkan dua pelajar meninggal dunia dan satu orang mengalami luka berat.
Kecelakaan melibatkan sepeda motor Honda Scoopy bernomor polisi H-3546-OU dan Honda Beat H-2804-AGD.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Kendal Ipda M Heru Ardiantoro mengatakan, dua korban meninggal dunia merupakan pengendara dan pembonceng Honda Scoopy.
Pengendara Scoopy, MAP (15), warga Desa Sendangdawung, Kecamatan Kangkung, Kabupaten Kendal, meninggal dunia akibat kecelakaan tersebut. Korban lainnya, MFF (14), warga Desa Lumansari, Kecamatan Gemuh, juga meninggal dunia. Keduanya diketahui merupakan pelajar MAN Kendal.
Sementara pengendara Honda Beat, RW (14), warga Desa Truko, Kecamatan Kangkung, mengalami luka berat.
Berdasarkan keterangan kepolisian, kecelakaan bermula ketika Honda Scoopy melaju dari arah timur, dari wilayah Desa Tambakrejo menuju arah barat ke Cepiring dengan kecepatan sedang.
Sesampainya di lokasi kejadian, pengendara Scoopy berusaha mendahului kendaraan yang tidak dikenal di depannya. Saat melakukan manuver tersebut, sepeda motor masuk ke jalur berlawanan dan bergerak terlalu ke kanan.
Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju Honda Beat yang dikendarai RW .
Karena jarak kedua kendaraan sudah terlalu dekat dan ruang gerak terbatas, pengendara Honda Scoopy tidak dapat menguasai laju kendaraannya. Tabrakan antara kedua sepeda motor pun tidak dapat dihindarkan.
Akibat benturan tersebut, MAP dan MFF meninggal dunia, sedangkan RW mengalami luka berat dan mendapat penanganan medis.
Petugas Satlantas Polres Kendal kemudian melakukan penanganan di lokasi serta mengamankan kendaraan yang terlibat untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Polisi mengimbau para pengguna jalan, khususnya pengendara sepeda motor usia pelajar, untuk lebih berhati-hati saat berkendara dan tidak melakukan manuver berisiko seperti mendahului kendaraan tanpa memastikan kondisi jalur dari arah berlawanan.
Editor : Eddie Prayitno