get app
inews
Aa Text
Read Next : Resmi Jadi Kadang Kinormat Permadani, Bupati Ikrar Budaya Bangsa Diteguhkan

Pekan Maulud Kaliwungu Hidupkan Kembali Tradisi Weh-wehan hingga Teng-tengan

Jum'at, 21 Agustus 2026 | 19:26 WIB
header img
Bupati kendal melihat jajanan khas kaliwungu yang sering diberikan dalam tradisi weh-wehan. (Foto: Eddie prayitno/iNews).

KENDAL,iNewsPantura.id – Tradisi masyarakat Kaliwungu dalam menyambut Maulid Nabi Muhammad SAW kembali semarak. Pekan Maulud Nabi yang digelar di Masjid Besar Al Muttaqin Kaliwungu, Kabupaten Kendal, diisi beragam kegiatan keagamaan sekaligus pelestarian tradisi lokal.

Ketua Panitia Pekan Maulud Nabi Masjid Besar Al Muttaqin Kaliwungu, KH Ahmad Zaenudin, mengatakan rangkaian kegiatan tidak hanya diisi lomba keagamaan, tetapi juga mengangkat tradisi khas masyarakat Kaliwungu yang telah diwariskan secara turun-temurun.

"Berbagai kegiatan kami laksanakan untuk memeriahkan Maulud Nabi Muhammad SAW. Ada lomba untuk umum seperti MTQ dan rebana, kemudian lomba tradisional khas masyarakat Kaliwungu," ujar Ahmad Zaenudin.

Salah satu tradisi yang menjadi perhatian dalam rangkaian kegiatan tersebut adalah weh-wehan. Tradisi saling bertukar makanan ini menjadi bagian penting dari perayaan Maulid Nabi di Kaliwungu.

Pembukaan Pekan Maulud dilakukan dengan lomba weh-wehan. Peserta mengolah dan menyajikan berbagai makanan tradisional yang berkaitan dengan tradisi masyarakat Kaliwungu.

Tradisi tersebut juga dilakukan langsung oleh Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari. Bupati ikut melakukan weh-wehan dengan bertukar makanan bersama peserta lomba.

Selain weh-wehan, panitia juga menggelar lomba teng-tengan atau pemasangan lampion khas Kaliwungu. Berbeda dengan pelaksanaan sebelumnya, teng-tengan kali ini tidak lagi dibawa ke masjid untuk dinilai.

Lampion khas tersebut justru dipasang dan menjadi hiasan di masing-masing kampung. Dengan konsep tersebut, suasana kampung di Kaliwungu ikut berubah menjadi lebih semarak selama rangkaian Pekan Maulud berlangsung.

"Untuk teng-tengan sekarang dilakukan di masing-masing kampung. Jadi kampung dihias dengan lampion khas Kaliwungu, sehingga suasana Maulud bisa dirasakan bersama oleh masyarakat," jelas Ahmad.

Rangkaian kegiatan juga akan diisi pembacaan Maulid Nabi, lomba MTQ, lomba rebana, serta berbagai kegiatan lainnya. Seluruh rangkaian kemudian ditutup dengan pembacaan Berzanji secara massal di Masjid Besar Al Muttaqin Kaliwungu.

Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari mengatakan Pekan Maulid bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi wujud kecintaan umat Islam kepada Rasulullah SAW.

"Pekan Maulid ini adalah wujud cinta kita kepada Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam. Kita semua hendaknya terus belajar dan mengikuti tuntunan mulia Rasulullah," katanya.

Menurutnya, salah satu tuntunan Rasulullah yang dapat diterapkan dalam kehidupan masyarakat adalah memperbanyak sedekah dan kepedulian kepada sesama. Nilai tersebut tercermin dalam tradisi weh-wehan yang masih dipertahankan masyarakat Kaliwungu.

Tradisi saling memberi makanan tersebut dinilai menjadi bentuk sederhana untuk mempererat hubungan sosial sekaligus menumbuhkan kepedulian antarwarga.

Bupati berharap Pekan Maulud dapat menjadi momentum untuk meningkatkan iman dan takwa kepada Allah SWT, meneladani akhlak Rasulullah yang peduli terhadap sesama, serta mempererat tali persaudaraan antarwarga dan umat Islam.

"Semoga kegiatan ini tidak hanya meriah, tetapi juga memberikan makna dan memperkuat kebersamaan masyarakat Kaliwungu," ujarnya.

Pekan Maulud Kaliwungu pun tidak hanya menghadirkan nuansa keagamaan, tetapi sekaligus menjadi ruang bagi masyarakat untuk menjaga tradisi lokal. Weh-wehan dan teng-tengan menjadi bukti bahwa budaya yang tumbuh di tengah masyarakat dapat terus berjalan beriringan dengan kegiatan keagamaan.

Editor : Eddie Prayitno

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut