Dana Rp5 Miliar Cair, UMKABA Kejar Target Kampus Rampung Akhir Tahun
KENDAL,iNewsPantura.id – Dana hibah Pemerintah Kabupaten Kendal sebesar Rp5 miliar untuk pembangunan kampus Universitas Muhammadiyah Kendal Batang (UMKABA) telah cair. Namun, hingga pengecekan awal pada Rabu (16/9/2026), progres pembangunan fisik kampus yang berada di Desa Ngasinan, Kecamatan Weleri, tersebut masih 0 persen.
Kondisi itu menjadi perhatian dalam pengecekan lapangan yang dilakukan tim gabungan sehari setelah dana hibah dicairkan. Pengecekan dilakukan untuk memastikan kesiapan lokasi sekaligus melihat pelaksanaan penggunaan dana hibah sesuai ketentuan.
Lokasi pembangunan kampus UMKABA berada di Desa Ngasinan, Kecamatan Weleri, tidak jauh dari Rumah Sakit Islam (RSI) Kendal.
Dengan dana hibah yang sudah masuk pada 14 September 2026, Tim Pembangunan UMKABA kini dituntut bergerak cepat. Sebab, target yang dipatok cukup singkat, yakni seluruh pekerjaan sekaligus administrasi pertanggungjawaban diharapkan selesai sebelum akhir Desember 2026.
Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kendal, KH Ikhsan Intizam, mengatakan pencairan hibah tersebut menjadi awal untuk segera merealisasikan pembangunan.
“Terima kasih sekali kepada pemerintah dan juga semua instansi yang terkait. Alhamdulillah, pada tanggal 14 September 2026 sudah cair Rp5 miliar dan langsung akan kita realisasikan,” kata Ikhsan, didampingi Sekretaris PDM Kendal, Mochammad Agoes Noer Hidayat.
Menurut dia, seluruh persyaratan terakhir telah diselesaikan sehingga tim pembangunan dapat segera bekerja di lapangan.
“Insyaallah harapannya sebelum akhir Desember mudah-mudahan semuanya bisa terealisasikan, termasuk LPJ-nya,” ujarnya.
Pengecekan lapangan menjadi penting karena pencairan dana hibah belum diikuti dengan progres fisik. Artinya, pembangunan kampus harus dikebut dalam waktu sekitar tiga setengah bulan untuk mengejar target penyelesaian akhir tahun.
Selain memastikan kesiapan pembangunan, pengecekan juga menjadi bagian dari pengawasan terhadap penggunaan dana hibah agar pelaksanaannya transparan dan dapat dipertanggungjawabkan.
Dalam pengecekan tersebut hadir sejumlah dosen UMKABA, Tim Auditor Inspektorat Kendal, Ardyan Iqbal Ratnandar Putra, Kabid Perumahan dan Permukiman Kendal Zia Hawari Hudaya, serta Sekretaris Kesbangpol Sugiarto.
Ikhsan menegaskan pembangunan kampus tersebut tidak semata-mata berkaitan dengan pembangunan fisik. Menurutnya, keberadaan kampus diharapkan menjadi bagian dari perjalanan panjang pengembangan pendidikan Muhammadiyah di Kendal.
“Ini menjadi monumen amal soleh bagi semua yang terlibat dan juga yang hari ini hadir. Ini menyaksikan satu sejarah amal soleh yang insyaallah nanti kita kembangkan,” katanya.
Pembangunan kampus UMKABA diharapkan memperkuat sarana pendidikan tinggi Muhammadiyah di Kendal. Setelah hibah Rp5 miliar cair, pekerjaan kini memasuki fase yang menentukan, dari titik awal 0 persen menuju target penyelesaian pada akhir Desember 2026.
Editor: Eddie Prayitno