Sekdes Tanjungtirta Akui Gunakan Rp370 Juta, Warga Desak Usut Tuntas
BANJARNEGARA, iNewsPantura.id – Persoalan penggunaan uang sekitar Rp370 juta di Desa Tanjungtirta, Kecamatan Punggelan, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, menjadi sorotan warga. Belasan warga mendatangi Balai Desa Tanjungtirta, Kamis (17/9/2026), untuk meminta penjelasan sekaligus mendesak pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh.
Dalam audiensi tersebut, pemerintah desa melalui Sekretaris Desa Tanjungtirta mengakui telah menggunakan uang sekitar Rp370 juta. Namun, penggunaan uang, pertanggungjawaban, serta ada tidaknya kerugian negara masih dalam proses pemeriksaan aparat.
Warga meminta persoalan tersebut tidak berhenti pada pengakuan. Mereka mendesak seluruh pihak yang diduga terlibat diperiksa secara tuntas dan transparan.
Perwakilan warga, Alex, mengatakan masyarakat membutuhkan kejelasan mengenai penggunaan uang tersebut. Warga juga meminta pemerintah desa mengambil langkah administratif terhadap pihak yang diduga terlibat selama proses pemeriksaan berlangsung.
"Kami meminta ketegasan dari pemerintah desa. Kami sebagai masyarakat sudah cukup banyak dirugikan, dibohongi dan ditipu. Karena itu, kami meminta siapa saja yang diduga terlibat dapat diperiksa secara menyeluruh," ujar Alex.
Menurut Alex, warga tidak ingin persoalan tersebut diselesaikan di luar mekanisme yang semestinya. Mereka meminta proses pemeriksaan dilakukan secara terbuka dan sesuai ketentuan.
Terkait nominal Rp370 juta, Alex menyebut angka tersebut berasal dari keterangan Sekretaris Desa. Dia menegaskan angka tersebut belum dapat disebut sebagai nilai kerugian final karena masih menunggu hasil pemeriksaan Inspektorat.
"Yang disampaikan Sekretaris Desa itu sekitar Rp370 juta. Tetapi yang lebih akurat masih ada di Inspektorat. Kami juga tidak bisa memastikan berapa sebenarnya nilai kerugiannya," katanya.
Sementara itu, Kepala Desa Tanjungtirta, Heri Agus Setiaji menyambut baik audiensi yang dilakukan masyarakat.
Menurut Heri, aspirasi warga akan menjadi bahan evaluasi pemerintah desa, khususnya dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
"Kami mengapresiasi masyarakat yang menyampaikan aspirasi dan permintaan-permintaannya, terutama terkait dengan peningkatan pelayanan kepada masyarakat. Dengan kapasitas kami, Insya Allah akan kami lengkapi dan tindak lanjuti," ujar Heri.
Namun, Heri mengatakan pemerintah desa tidak dapat memberikan keterangan lebih jauh terkait persoalan penggunaan uang tersebut karena telah masuk dalam proses pemeriksaan aparat.
"Di luar konteks kewenangan kami, kami tidak bisa masuk terlalu jauh, karena itu merupakan proses lebih lanjut dalam pemeriksaan aparat," katanya.
Heri berharap persoalan tersebut menjadi bahan introspeksi bagi pemerintah desa untuk memperbaiki pelayanan kepada masyarakat.
"Ini menjadi motivasi dan bahan introspeksi bagi kami, agar ke depan pelayanan kepada masyarakat bisa menjadi lebih baik," ujarnya.
Warga kini menunggu hasil pemeriksaan untuk memastikan penggunaan uang sekitar Rp370 juta tersebut, termasuk siapa saja yang bertanggung jawab dan berapa nilai kerugian yang sebenarnya.Sekdes Tanjungtirta Akui Gunakan Rp370 Juta, Warga Desak Usut Tuntas.
Editor: Eddie Prayitno