Kader Posyandu Diminta Tak Sekadar Catat, Tapi Jadi Penyambung Aspirasi Warga
PURWOREJO,iNewsPantura.id – Sebanyak 207 kader Posyandu dari Kecamatan Purwodadi dan Banyuurip mengikuti Penguatan Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) di Aula Desa Cengkawakrejo.
Kegiatan tersebut dibuka Wakil Bupati Purworejo Dion Agasi Setiabudi. Ia mengapresiasi peran kader Posyandu yang selama ini menjadi bagian penting dalam mendukung pelayanan dasar di tengah masyarakat.
Dion berharap kader tidak hanya menjalankan tugas pelayanan, tetapi juga mampu menjadi penghubung antara masyarakat dengan pemerintah daerah.
“Saya yakin ibu-ibu ini adalah kader-kader yang luar biasa. Harapan kami, kader tidak hanya menjadi pelaksana, tetapi juga menjadi penyambung lidah masyarakat melalui 6 SPM,” ujarnya.
Menurut Dion, berbagai temuan maupun keluhan yang dijumpai kader di lapangan perlu disampaikan kepada pemerintah. Masukan tersebut dapat menjadi bahan dalam penyusunan perencanaan dan penganggaran daerah sesuai ketentuan.
Ia juga menyoroti persoalan stunting yang masih menjadi perhatian di Kabupaten Purworejo. Dion menyebut sekitar 14 persen anak di daerah tersebut masih mengalami stunting.
Persoalan stunting, lanjut dia, tidak semata-mata berkaitan dengan asupan gizi. Pola asuh orang tua, faktor genetik, hingga pernikahan usia dini juga dapat berpengaruh.
“Stunting bukan hanya persoalan gizi, tetapi juga berkaitan dengan pola asuh orang tua, faktor genetik, hingga pernikahan usia dini. Karena itu, kader diharapkan tidak hanya mencatat dan memberikan PMT, tetapi juga memberikan contoh pola asuh yang tepat,” jelasnya.
Karena itu, kader Posyandu diharapkan terus meningkatkan kapasitas sekaligus mampu menjadi teladan dalam mendorong perilaku hidup yang lebih baik di lingkungan masing-masing.
“Semoga semua yang datang sekarang ini menjadi kader-kader yang bisa memberikan contoh yang baik di tengah masyarakat,” pungkas Dion.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Purworejo Raja Thifal Mazaya Izzati, anggota DPRD Komisi IV H Muh Dahla, Camat Banyuurip Sumarjana, serta Camat Purwodadi Veny Yudha Apriyani.
Editor: Eddie Prayitno