Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Ketua DPRD Kendal dan Wartawan Doakan Lima Jurnalis yang Hilang di Anak Krakatau
Advertisement . Scroll to see content

Tolak Rencana Pengeboran Geothermal, Ratusan Warga Geruduk Kantor Bupati Semarang

Kamis, 24 September 2026 | 09:53 WIB
  • author Lurisa Lulu
Tolak Rencana Pengeboran Geothermal, Ratusan Warga Geruduk Kantor Bupati Semarang
Aksi menuntut penolakan Pengeboran Geothermal Gunung Ungaran. dokumen

KABUPATEN SEMARANG,iNewsPantura.id – Ratusan warga yang tergabung dalam aksi Jateng Guyub mendatangi Kantor Bupati Semarang, Jawa Tengah, untuk menyampaikan penolakan terhadap rencana pengeboran geothermal di kawasan Gunung Ungaran dan Gunung Telomoyo.

Massa datang bersama kelompok Lilik Blora yang sebelumnya melakukan aksi jalan kaki. Mereka menggelar orasi dan menyampaikan sejumlah aspirasi terkait rencana pengembangan panas bumi yang dinilai perlu mendapat perhatian dan dialog lebih lanjut dengan pemerintah daerah.

Namun, kedatangan massa tersebut belum berujung pada pertemuan langsung dengan Bupati Semarang. Massa pun harus menahan kekecewaan karena tidak dapat menyampaikan aspirasi secara langsung kepada orang nomor satu di Kabupaten Semarang tersebut.

Koordinator aksi Jateng Guyub, Exi Wijaya, mengatakan pihaknya berharap Pemerintah Kabupaten Semarang membuka ruang dialog dengan masyarakat. Menurutnya, warga ingin menyampaikan secara langsung aspirasi dan keberatan mereka terhadap rencana pengeboran geothermal di kawasan Gunung Ungaran dan Gunung Telomoyo.

“Kami berharap pemerintah daerah bisa membuka ruang dialog. Kami datang bukan sekadar untuk berorasi, tetapi ingin menyampaikan aspirasi masyarakat yang menolak rencana pengeboran geothermal ini,” ujar Exi.

Sebelum menggelar aksi pada siang hari, rombongan Jateng Guyub disebut telah tiba di Kantor Pemkab Semarang sejak Rabu dini hari. Massa bahkan bertahan hingga sekitar pukul 02.00 WIB.

Dalam situasi tersebut, massa kemudian diajak Kapolres Semarang AKBP Heru Dwi Purnomo untuk bertemu di benteng depan Kantor Bupati Semarang.

Setelah itu, rombongan beristirahat di shelter daerah Sisemut. Mereka kemudian kembali mendatangi Kantor Bupati Semarang pada siang harinya untuk melanjutkan penyampaian aspirasi.

Aksi berlangsung dengan orasi dari sejumlah perwakilan massa. Mereka meminta pemerintah memberikan ruang komunikasi kepada masyarakat terkait rencana pengeboran geothermal di kawasan Gunung Ungaran dan Gunung Telomoyo.

Exi menegaskan, keberadaan pemerintah daerah dinilai penting dalam menjembatani aspirasi warga dengan pihak-pihak yang berkaitan dengan rencana pengembangan geothermal.

“Kami ingin ada ruang untuk berdialog dan mendengarkan apa yang menjadi kekhawatiran masyarakat. Aspirasi ini perlu disampaikan dan dibahas secara terbuka,” katanya.

Usai berorasi di depan Kantor Bupati Semarang, massa Jateng Guyub kembali melanjutkan aksi jalan kaki menuju Kantor Gubernur Jawa Tengah.

Mereka akan bergabung dengan rombongan lain yang juga melakukan aksi jalan kaki dari kawasan Gunung Lawu. Gabungan massa tersebut selanjutnya akan menyampaikan aspirasi terkait penolakan terhadap rencana pengeboran geothermal di sejumlah kawasan di Jawa Tengah.

Aksi tersebut menjadi bagian dari rangkaian penyampaian aspirasi masyarakat yang meminta adanya perhatian dan ruang dialog terkait rencana pengembangan energi panas bumi di wilayah pegunungan Jawa Tengah.

Editor: Eddie Prayitno

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut