Mahasiswa Baru Universitas BPD Naik 35 Persen, Mutu Lulusan Jadi Tantangan
SEMARANG,iNewsPantura.id – Penerimaan mahasiswa baru Universitas BPD pada 2026 meningkat 35,22 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Kampus tersebut menerima 503 mahasiswa baru, bertambah 131 orang dari 372 mahasiswa pada 2025.
Peningkatan ini menjadi momentum bagi perguruan tinggi tersebut untuk memperkuat kualitas pendidikan dan daya saing lulusannya.
Rektor Universitas BPD, Prof. Sri Tutie Rahayu, mengatakan bertambahnya mahasiswa baru menjadi salah satu indikator meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap kampus yang menawarkan program studi di bidang ekonomi, bisnis, teknologi informasi, dan sains data.
“Kepercayaan masyarakat merupakan modal yang sangat penting bagi kami. Karena itu, kami akan terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan, fasilitas pembelajaran, kompetensi dosen, serta pengalaman mahasiswa selama menempuh pendidikan,” kata Sri Tutie.
Saat ini, Universitas BPD memiliki sekitar 1.491 mahasiswa aktif yang tersebar di enam program studi pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis serta Fakultas Sains dan Teknologi.
Program Studi S1 Manajemen menjadi pilihan dengan jumlah mahasiswa terbanyak, yakni 630 orang. Berikutnya, S2 Magister Manajemen memiliki 453 mahasiswa, sedangkan S1 Akuntansi tercatat sebanyak 347 mahasiswa.
Adapun pada bidang teknologi dan sains data, S1 Informatika memiliki 26 mahasiswa, S1 Sains Data sebanyak 18 mahasiswa, dan S1 Sistem Informasi 17 mahasiswa.
Komposisi tersebut menunjukkan bahwa bidang ekonomi dan bisnis masih mendominasi jumlah mahasiswa. Di sisi lain, program studi teknologi informasi dan sains data menjadi ruang pengembangan untuk menjawab kebutuhan keahlian di tengah perkembangan digital.
Sri Tutie menegaskan, pertumbuhan jumlah mahasiswa tidak boleh menjadi satu-satunya ukuran kemajuan perguruan tinggi. Peningkatan penerimaan harus diimbangi dengan penguatan proses pembelajaran agar mahasiswa memperoleh kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan industri.
Untuk itu, Universitas BPD mengarahkan transformasi kampus melalui penguatan mutu dan akreditasi program studi. Pengembangan kurikulum berbasis Outcome Based Education (OBE) juga menjadi salah satu langkah yang ditempuh.
Pendekatan OBE menitikberatkan pada capaian pembelajaran yang harus dikuasai mahasiswa, sehingga proses pendidikan tidak hanya berfokus pada materi yang disampaikan, tetapi juga pada kompetensi yang dimiliki setelah menyelesaikan studi.
Selain pembaruan kurikulum, peningkatan kualitas dan kualifikasi dosen menjadi bagian dari upaya memperkuat mutu akademik.
Dengan bertambahnya jumlah mahasiswa baru, tantangan Universitas BPD berikutnya adalah memastikan pertumbuhan kampus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas pembelajaran, layanan akademik, dan kompetensi lulusan. Dengan demikian, kepercayaan masyarakat yang tumbuh dapat diikuti hasil pendidikan yang nyata.
Editor: Eddie Prayitno