Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Atap Puskesmas Klirong 1 Kebumen Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik
Advertisement . Scroll to see content

Cegah Bullying Sejak Dini, Polisi Ajak Siswa SDN Sugihan 01 Berani Melapor

Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:05 WIB
  • author Lurisa Lulu
Cegah Bullying Sejak Dini, Polisi Ajak Siswa SDN Sugihan 01 Berani Melapor
Edukasi tentang bahaya narkoba dan pencegahan perundungan kepada siswa SDN. dokumen

KABUPATEN SEMARANG,iNewsPantura.id – Pencegahan perundungan atau bullying perlu ditanamkan sejak anak duduk di bangku sekolah dasar.

Untuk membangun kesadaran tersebut, Polsek Tengaran, Polres Semarang, memberikan edukasi tentang bahaya narkoba dan pencegahan perundungan kepada siswa SDN Sugihan 01, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang.

Melalui program Polisi Sahabat Anak (POLSANA), polisi mengajak siswa membangun hubungan pertemanan yang sehat, saling menghargai, serta menyelesaikan persoalan tanpa kekerasan.

Kegiatan yang berlangsung di sekolah di Dusun Kliwonan, Desa Sugihan, tersebut dipimpin anggota Polsek Tengaran, Aipda Joko Purwanto, S.H. Edukasi diberikan untuk membekali anak-anak agar mampu mengenali perilaku perundungan sekaligus memahami pentingnya menjauhi narkoba.

Joko mengatakan, kesalahan atau perbedaan pendapat di antara teman tidak seharusnya menjadi alasan untuk menyalahkan, mengucilkan, maupun melakukan kekerasan terhadap orang lain.

“Jika terjadi kesalahan pada teman, jangan langsung menyalahkan anak tersebut. Sebaiknya dibicarakan dengan guru. Hal seperti ini kadang menjadi penyebab terjadinya perundungan di sekolah,” ujar Joko.

Ia juga mengingatkan siswa agar tidak menganggap tindakan menyakiti teman sebagai bagian dari permainan. Perilaku seperti menendang atau menjambak dapat melukai orang lain dan harus dihindari.

Joko meminta siswa yang mengalami atau mengetahui tindakan perundungan untuk segera menyampaikan kejadian tersebut kepada guru maupun orang tua. Langkah ini penting agar masalah dapat segera ditangani dan tidak berkembang menjadi kekerasan yang lebih serius.

Menurutnya, sosialisasi ke sekolah menjadi salah satu upaya preventif kepolisian untuk menumbuhkan kesadaran anak sejak dini. Ia menilai perilaku siswa sekolah dasar di wilayah Tengaran secara umum masih baik dan hingga saat ini belum ada kasus perundungan yang menimpa siswa setempat.

Berbeda dengan penyampaian materi secara formal, edukasi kali ini dikemas secara interaktif melalui sesi tanya jawab dan penggunaan alat peraga. Siswa yang mampu menjawab pertanyaan juga mendapatkan hadiah untuk meningkatkan antusiasme selama kegiatan berlangsung.

Salah seorang siswa kelas VI, Riswan, mengaku senang mengikuti kegiatan tersebut. Menurutnya, penyampaian materi dengan suasana santai membuat penjelasan mengenai bahaya narkoba dan pencegahan perundungan lebih mudah dipahami.

Kepala SDN Sugihan 01, Septina Ika Kadarsih, M.Pd., mengapresiasi edukasi yang diberikan kepolisian. Ia menyebut kegiatan tersebut bermanfaat bagi 147 siswa di sekolahnya, terutama untuk meningkatkan pemahaman tentang bahaya narkoba dan pentingnya menjaga hubungan baik dengan teman.

Melalui program POLSANA, kepolisian dan pihak sekolah berharap siswa semakin memahami pentingnya menghormati sesama, menghindari kekerasan, serta berani melapor ketika melihat atau mengalami perundungan.

Upaya tersebut diharapkan dapat mendukung terciptanya lingkungan pendidikan yang aman dan nyaman, sehingga siswa dapat belajar dan berkembang tanpa rasa takut terhadap tindakan kekerasan dari teman sebaya.

Editor: Eddie Prayitno

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut