Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Posyandu di Talang Tegal Layani Ibu dan Balita, Targetkan 2.800 Penerima Manfaat
Advertisement . Scroll to see content

Duel Maut di Sukorejo Kendal, Petani Tewas Diduga Dipicu Masalah Asmara

Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:32 WIB
  • author Eddhie Prayitno
Duel Maut di Sukorejo Kendal, Petani Tewas Diduga Dipicu Masalah Asmara
Rumah lokasi kejadian duel maut yang dipicu masalah asmara di Desa Gentinggunung Sukorejo Kendal. dokumen

KENDAL,iNewsPantura.id – Perkelahian satu lawan satu yang diduga dipicu masalah asmara terjadi di Dusun Gecos, Desa Gentinggunung, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Kendal, Rabu 14 oktober 2026 malam.

Duel antara dua orang petani tersebut berujung maut setelah Tubari, warga setempat, meninggal dunia akibat luka di bagian kepala.

Kapolres Kendal AKBP Ratna Quratul Ainy membenarkan peristiwa perkelahian dan penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia. Polisi menduga persoalan asmara menjadi pemicu pertikaian antara korban dan Rokhadi, yang kini telah diamankan untuk menjalani pemeriksaan.

“Ya, memang benar telah terjadi perkelahian dua orang di Dusun Gecos, Desa Gentinggunung, Kecamatan Sukorejo, Kendal. Pemicu kedua orang ini saling berkelahi adalah masalah asmara,” kata Ratna saat ditemui Kamis 15 oktober 2026.

Peristiwa berdarah tersebut terjadi di rumah Haryanti, yang diketahui merupakan pasangan kekasih Rokhadi. Berdasarkan keterangan kepolisian, kejadian bermula sekitar pukul 19.30 WIB ketika Rokhadi datang ke rumah Haryanti.

Saat keduanya berada di ruang tengah, Tubari tiba-tiba datang dan langsung memukul Rokhadi. Mendapat serangan tersebut, Rokhadi kemudian melakukan perlawanan hingga terjadi perkelahian di dalam rumah.

Pertikaian yang berlangsung menggunakan tangan kosong itu berakhir dengan kondisi Tubari tergeletak di dalam rumah.

“Saksi Haryanti sempat keluar rumah meminta pertolongan. Namun, ketika sampai di dalam rumah, kondisi korban sudah tergeletak, tetapi masih dalam keadaan sadar dan sempat berbicara dengannya,” jelas Ratna.

Melihat kondisi korban, Rokhadi bersama Haryanti kemudian mengangkat Tubari ke depan rumah. Rokhadi selanjutnya meminta bantuan tetangga untuk memanggil istri korban agar menjemput Tubari.

Namun, ketika istri korban tiba di rumah Haryanti, Tubari sudah dalam keadaan tidak sadar. Korban kemudian dibawa pulang ke rumahnya.

Dari hasil pemeriksaan sementara, polisi menemukan luka akibat hantaman benda tumpul di bagian kepala korban. Luka tersebut diduga menjadi penyebab Tubari meninggal dunia.

Kapolres menjelaskan, berdasarkan pemeriksaan awal, perkelahian antara kedua petani itu tidak melibatkan senjata maupun benda lain. Keduanya diduga saling menyerang menggunakan tangan kosong.

“Pemeriksaan sementara, perkelahian keduanya tidak menggunakan senjata atau alat apa pun, hanya saling pukul menggunakan tangan kosong,” terang Ratna.

Sementara itu, Rokhadi telah diamankan dan menjalani pemeriksaan di Mapolres Kendal untuk mendalami peristiwa yang berujung kematian tersebut. Pelaku juga mengalami luka memar di sejumlah bagian tubuh akibat perkelahian dengan korban.

Polisi masih mendalami kejadian tersebut untuk mengungkap secara lengkap rangkaian perkelahian, termasuk penyebab pasti kematian korban dan pertanggungjawaban hukum pihak yang terlibat.

Editor: Eddie Prayitno

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut