Tragedi Karhutla di Kebasen, Lansia Ditemukan Meninggal di Kawasan Hutan
BANYUMAS,iNewsPantura.id – Kebakaran hutan di kawasan Perum Perhutani, Dusun Celiling, Desa Kalisalak, Kecamatan Kebasen, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, merenggut nyawa seorang warga lanjut usia. Nuryono, 72, warga setempat, ditemukan meninggal dunia saat kebakaran melanda kawasan tersebut, Rabu (14/10/2026).
Korban diduga meninggal akibat kekurangan oksigen setelah api membesar dan asap menyelimuti lokasi kebakaran. Saat kejadian, korban berada di sekitar kawasan hutan dan diduga tidak sempat menyelamatkan diri.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banyumas, Dwi Irawan Sukma, membenarkan adanya korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Laporan kebakaran diterima sekitar pukul 12.28 WIB.
“Rabu, 14 Oktober 2026 pukul 12.28 WIB telah terjadi kebakaran lahan Perhutani di wilayah Dusun Celiling, Desa Kalisalak, Kecamatan Kebasen, Kabupaten Banyumas. Ada satu korban jiwa atas nama Nuryono,” kata Dwi.
Setelah kejadian, warga bersama petugas mengevakuasi korban dari lokasi kebakaran. Jenazah kemudian dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan.
Peristiwa tersebut telah dilaporkan kepada Polsek Kebasen. BPBD Banyumas juga berkoordinasi dengan pemerintah desa dan masyarakat setempat terkait penanganan kejadian tersebut.
Tragedi ini menjadi peringatan akan bahaya kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama saat musim kemarau ketika vegetasi mengering dan api lebih mudah merambat.
Tumpukan daun kering serta semak yang kehilangan kelembapan dapat mempercepat penyebaran api. Kondisi semakin berbahaya apabila kebakaran terjadi di kawasan yang jauh dari permukiman dan sumber air, sehingga penanganan awal menjadi lebih sulit.
Ancaman karhutla tidak hanya berasal dari kobaran api. Asap pekat dapat mengganggu pernapasan, mengurangi jarak pandang, dan menyulitkan proses penyelamatan. Karena itu, warga yang berada di sekitar lokasi kebakaran perlu segera menjauh ketika api mulai membesar atau asap semakin tebal.
Masyarakat juga diimbau tidak membakar sampah maupun membuka lahan dengan cara membakar selama musim kemarau. Jika menemukan titik api, warga diminta segera melaporkannya kepada petugas dan tidak memaksakan diri melakukan pemadaman apabila kondisi membahayakan keselamatan.
Peristiwa yang menewaskan Nuryono menegaskan pentingnya kewaspadaan menghadapi karhutla. Selain mencegah api meluas, langkah cepat menjauhi sumber api dan asap menjadi bagian penting untuk melindungi keselamatan warga.
Editor: Eddie Prayitno