Dukung Ketahanan Pangan, Kejari Brebes & ASLINMAS Bagikan Bibit Cabai kepada Anggota Linmas
BREBES, iNewsPantura – Kejaksaan Negeri (Kejari) Brebes bersama Asosiasi Perlindungan Masyarakat (ASLINMAS) dan Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) mendorong penguatan ketahanan pangan masyarakat melalui pembagian bibit cabai kepada puluhan anggota perlindungan masyarakat (Linmas).
Kegiatan pembagian bibit cabai tersebut dilaksanakan di Kantor Kepala Desa Grinting, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes, Rabu (28/10/2026). Sebanyak 50 anggota Linmas menerima masing-masing lima bibit cabai untuk ditanam dan dikembangkan sebagai upaya mendukung ketahanan pangan keluarga.
Kepala Kejaksaan Negeri Brebes, M. Indra Muda Nasution, mengatakan pembagian bibit cabai merupakan salah satu langkah konkret untuk mendukung program ketahanan pangan yang menjadi perhatian pemerintah.
"Untuk ketahanan pangan, hari ini kita bagikan 250 bibit cabai kepada 50 anggota Satlinmas. Harapannya, nanti bibit ini tumbuh dan bisa dimanfaatkan untuk ketahanan pangan sebagaimana program Bapak Presiden," kata Indra.
Menurut dia, cabai dipilih karena menjadi salah satu komoditas pangan yang memiliki peran penting bagi kebutuhan masyarakat sehari-hari.
Ke depan, Kejari Brebes juga berencana mengembangkan program serupa melalui pembagian komoditas pangan lainnya. Namun, untuk tahap awal, pihaknya akan berfokus pada penguatan ketahanan pangan melalui budidaya cabai.
"Kita samakan dulu ketahanan pangannya di bidang cabai. Insyaallah ke depan akan kita programkan komoditas lainnya," ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal ASLINMAS, Adhitya Yusma Perdana, mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya berorientasi pada ketahanan pangan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat dan peningkatan ekonomi di tingkat desa.
Menurut Adhitya, keterlibatan ASLINMAS dan ABPEDNAS dalam program bersama Kejaksaan merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam mendukung pembangunan dari tingkat bawah.
Ia menjelaskan, Linmas memiliki posisi strategis karena berhubungan langsung dengan masyarakat. Sementara itu, Badan Permusyawaratan Desa (BPD) memiliki peran penting dalam penyelenggaraan pemerintahan desa.
"Ini adalah bukti bahwa pemerintah pusat hadir melalui Kejaksaan Agung Republik Indonesia dengan merangkul ASLINMAS dan ABPEDNAS karena merupakan organisasi yang berada di garda terdepan masyarakat," kata Adhitya.
Ia menambahkan, sinergi tersebut juga diarahkan untuk mendukung Asta Cita Presiden, khususnya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memperkuat pembangunan desa, dan mendorong tata kelola pemerintahan yang baik.
Melalui kerja sama tersebut, pendampingan hukum dan sosialisasi peraturan diharapkan semakin menjangkau pemerintah desa.
Dengan demikian, aparatur desa dapat memahami ketentuan hukum dalam menjalankan tugas dan mengelola anggaran sehingga risiko pelanggaran, terutama tindak pidana korupsi, dapat dicegah.
Adhitya juga menyampaikan bahwa ASLINMAS dan ABPEDNAS tengah mendorong sejumlah program pemberdayaan masyarakat lainnya.
Salah satunya adalah rencana pemberian bantuan insinerator bersama jajaran Kejaksaan Agung, Kejaksaan Tinggi, dan Kejaksaan Negeri Brebes untuk mendukung gerakan pengelolaan sampah oleh masyarakat.
Program tersebut diharapkan dapat berkontribusi terhadap upaya mewujudkan lingkungan yang bersih dan mendukung pembangunan berkelanjutan.
Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah, Waito Wongateleng, Sekretaris Daerah Kabupaten Brebes, Tahroni dan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Brebes, Caridah.
Editor: Yunibar SP