Sinergitas Pemkot Semarang, Polri dan TNI Jaga Kondusivitas Ibu Kota Jateng

Dimas Yuli
Walikota semarang memasang tanda oeprasi ketupat candi 2026. Dimas Yuli/iNews

SEMARANG, iNewsPantura.id – Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, mengapresiasi kesiapan jajaran Polrestabes Semarang, Kodim 0733, serta seluruh unsur Forkopimda dalam mengawal kondusivitas Ibu Kota Jawa Tengah menjelang Lebaran.

Agustina menyoroti keberhasilan jajaran kepolisian dan TNI yang dalam tiga bulan terakhir sukses menekan peredaran narkoba dan miras sebagai langkah sterilisasi kota sebelum menyambut arus mudik.

“Kami melihat hasil luar biasa dari Kapolrestabes dan jajaran yang sukses mengungkap transaksi narkoba, serta operasi miras bersama Kodim 0733. Yang paling heroik adalah saat menjaga kondusivitas Semarang ketika terjadi gelombang demonstrasi tahun lalu. Dengan pengamanan yang solid ini, kami optimis stabilitas Kota Semarang tetap terjaga sepanjang perayaan Lebaran nanti,” ujarnya.

Kesiapan pengamanan tersebut turut diperkuat dengan langkah manajerial melalui High Level Meeting (HLM) yang digelar Pemerintah Kota atau Pemkot Semarang bersama instansi terkait. Pertemuan tersebut menyepakati tiga poin utama: kenyamanan pemudik di semua fase (mudik, hari H, dan balik), mengendalikan harga barang untuk menekan inflasi, serta membangun posko bersama untuk sinkronisasi tindakan dan informasi di lapangan.

“Kami sepakat membuat posko bersama guna menyinkronkan segala tindakan dan informasi. Bahkan dari Kanwil Kementerian Agama Kota Semarang memastikan semua masjid di jalur mudik bersih, layak, dan informasinya terkoneksi ke sistem Info Lebaran di Pemkot Semarang,” terangnya.

Poin krusial dalam pengamanan tahun ini adalah integrasi data antara sistem milik Pemkot Semarang dengan aplikasi Libas (Polisi Hebat Semarang) milik Polrestabes. Melalui kolaborasi ini, pemudik dapat mengakses informasi secara real-time, mulai dari lokasi masjid terdekat hingga akses pantauan CCTV di titik-titik strategis.

 “Kita integrasikan aplikasi Pemkot dengan Libas. Jadi kalau ada pemudik yang kehilangan anaknya di rest area, mereka bisa langsung unduh Libas untuk memantau CCTV on that time. Informasi _Park and Ride milik Polrestabes juga akan terintegrasi dalam satu sistem,” tambahnya.

Wali Kota berharap sinergi lintas instansi ini dapat memberikan rasa aman bagi pemudik serta kesan mendalam bagi siapa saja yang singgah di Kota Semarang. Baginya, kenyamanan warga merayakan hari kemenangan menjadi indikator utama kesuksesan Operasi Ketupat Candi tahun ini.

“Ini sinergi yang sangat baik untuk menyiapkan gawe besar Idul Fitri di Kota Semarang. Kami ingin memastikan setiap pemudik yang datang, tinggal, maupun yang melintas, dapat merayakan Lebaran dengan perasaan yang jauh lebih nyaman dan bahagia,” pungkasnya.

Editor : Eddie Prayitno

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network