Liburan Sekolah jadi Momentum Kebangkitan Wisata Keluarga

Dimas Yuli
Wisata keluarga ditawarkan sejumlah hotel di Kota Semarang. dokumen

SEMARANG,iNewsPantura.id – Menjelang musim liburan sekolah tahun 2026, sektor perhotelan mulai bersiap menyambut meningkatnya mobilitas masyarakat. Berbagai pelaku industri akomodasi menghadirkan program dan inovasi layanan untuk mendukung kebutuhan wisata keluarga sekaligus mendorong pertumbuhan pariwisata di berbagai daerah.

Salah satunya dilakukan oleh Horison Hotels Group melalui kampanye “Playcation Time!” yang diperkenalkan dalam kegiatan Media Gathering Horison Region Semarang. Kegiatan tersebut menjadi ruang komunikasi antara pihak perhotelan dan insan media, sekaligus membahas peluang pariwisata keluarga di tengah meningkatnya minat masyarakat untuk melakukan perjalanan saat libur sekolah.

Sales Manager Corporate PT MGM Horison Hotels Group, Maria Judit, mengatakan perubahan pola wisata masyarakat saat ini membuat industri hotel perlu menghadirkan pengalaman yang lebih beragam, terutama bagi keluarga yang melakukan perjalanan bersama anak-anak.

Menurutnya, liburan sekolah tidak hanya menjadi kesempatan untuk beristirahat, tetapi juga menjadi momen bagi keluarga untuk mengenal berbagai destinasi wisata dan aktivitas edukatif.

“Liburan keluarga saat ini tidak hanya mencari tempat menginap, tetapi juga pengalaman yang bisa dinikmati bersama. Karena itu, industri perhotelan perlu terus beradaptasi dengan kebutuhan wisatawan,” ujarnya.

Ia menjelaskan sejumlah hotel di wilayah Semarang turut memperkenalkan berbagai aktivitas yang mendukung konsep liburan keluarga, termasuk kegiatan ramah anak serta rekomendasi destinasi wisata di sekitar hotel.

Sementara itu, Assistant Marcomm Manager PT MGM Horison Hotels Group, Dewi Abina Aprilia, menyampaikan bahwa meningkatnya perjalanan wisata saat musim liburan menjadi peluang bagi sektor perhotelan untuk berkontribusi terhadap perkembangan ekonomi daerah.

Menurutnya, keberadaan hotel tidak hanya berkaitan dengan penyediaan tempat menginap, tetapi juga memiliki peran dalam mengenalkan potensi wisata lokal dan mendukung pergerakan wisatawan di suatu wilayah.

“Ketika wisatawan datang ke sebuah daerah, dampaknya tidak hanya dirasakan hotel, tetapi juga pelaku usaha lain seperti kuliner, transportasi, dan destinasi wisata,” katanya.

Momentum liburan sekolah diperkirakan akan meningkatkan aktivitas perjalanan masyarakat di berbagai daerah. Kondisi ini mendorong pelaku industri pariwisata untuk terus menghadirkan inovasi layanan agar wisata keluarga semakin nyaman dan menarik.

Melalui berbagai program yang disiapkan, industri perhotelan berharap dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat sektor pariwisata nasional sekaligus memberikan pilihan pengalaman perjalanan yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

 

Editor : Eddie Prayitno

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network